Kabar BUMN - Siang itu, cahaya matahari menembus rimbunnya pepohonan di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong, Bengkulu.
Di sebuah rumah kayu sederhana, lampu bohlam putih untuk pertama kalinya menerangi ruang tamu yang selama ini hanya mengandalkan cahaya seadanya saat malam tiba.
Di bawah sinar lampu tersebut, Singgih Permana tersenyum haru.
Baca Juga: PTPP Menuntaskan Pembangunan Tahap II Kampus UIN Malang Disertai Rekor MURI
Bertahun-tahun keluarganya hidup tanpa sambungan listrik mandiri.
Kini, melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerja sama dengan PT PLN (Persero), rumahnya resmi teraliri listrik.
“Sekarang anak-anak bisa belajar tanpa takut gelap. Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PLN dan pemerintah,” ujar Singgih.
Baca Juga: 4 Makam Wali Songo yang Menjadi Wisata Religi Populer di Bulan Ramadan
Bagi Singgih, listrik bukan sekadar penerangan.
Ia berharap pasokan listrik yang andal dapat mendorong peningkatan kualitas hidup keluarganya, mulai dari mendukung pendidikan anak hingga membuka peluang usaha kecil di rumah.
Kebahagiaan serupa dirasakan Hayati, penerima manfaat lainnya di Lebong Tambang.
Dengan mata berbinar, ia menunjukkan kipas angin yang kini bisa berfungsi di ruang tamunya.
Hal sederhana yang dulu mustahil, kini menjadi kenyataan.
Artikel Terkait
PLN Tawarkan Diskon Tambah Daya 50% di IIMS 2026 Lewat Program Power Up EVent
Lebih dari 390 Ribu Pelaku Usaha Primer Gunakan Listrik PLN Lewat Program EA dan EM hingga 2025
Estimasi Biaya Listrik Kini Bisa Dicek Mandiri Lewat PLN Mobile
Jakarta Electric PLN Mobile Jaga Asa Final Four, Kembali Kalahkan Medan Falcons
PLN Nusantara Power Tuntaskan Pengerukan DAS Tondano, Perkuat Mitigasi Banjir di Sulawesi Utara