Fundamental Bisnis dan Infrastruktur Diperkuat, PGN Catat Pertumbuhan Pendapatan 5% Sepanjang 2025

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 16:30 WIB
PGN mencatat pertumbuhan operasional pada 2025 dengan peningkatan transmisi gas, ekspansi jaringan pipa, serta penguatan bisnis LNG. (Dok. PGN)
PGN mencatat pertumbuhan operasional pada 2025 dengan peningkatan transmisi gas, ekspansi jaringan pipa, serta penguatan bisnis LNG. (Dok. PGN)

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban, Dorong Ekspor Semen Indonesia

Selain memperkuat operasional, PGN juga menjalankan disiplin pengelolaan keuangan melalui efisiensi biaya, optimalisasi kas, serta pengelolaan portofolio secara prudent.

Sepanjang 2025, beban umum dan administrasi berhasil ditekan sebesar US$ 33,3 juta atau sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di saat yang sama, kontribusi laba dari entitas patungan (joint venture) meningkat menjadi US$ 76,4 juta.

Baca Juga: Rayakan Lebaran dengan Emas Eksklusif ANTAM, Aman dan Bernilai Tinggi

Berkat penguatan operasional dan pengelolaan keuangan yang disiplin, PGN membukukan pendapatan sebesar US$ 3,9 miliar pada 2025, meningkat 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan juga mencatat laba operasi sebesar US$ 519,6 juta, sementara laba bersih mencapai US$ 215,4 juta, yang dipengaruhi oleh penyesuaian nilai aset hulu yang bersifat non-cash.

PGN juga mencatat EBITDA sebesar US$ 971,2 juta dengan arus kas operasional positif US$ 657,1 juta, yang mencerminkan ketahanan fundamental bisnis serta kapasitas kas yang tetap kuat di tengah dinamika industri energi.

Baca Juga: Liburan Seru di Sea World Ancol: Cek Harga Tiket, Promo Lebaran, dan Daya Tariknya

Fajriyah menambahkan bahwa kinerja perusahaan didukung oleh portofolio bisnis yang terdiversifikasi dengan fokus pada segmen midstream dan downstream, termasuk transmisi dan distribusi gas bumi, LNG, serta kontribusi anak perusahaan dan afiliasi lainnya.

“Kami konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas.

"Strategi ini penting untuk memperkuat ketahanan korporasi dalam menghadapi tantangan ke depan,” jelasnya.

Baca Juga: Program DAHSYAT PT Dahana, Direktorat Teknologi dan Pengembangan Berbagi dengan Anak Yatim

Ke depan, PGN terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui strategi penguatan fundamental bisnis, optimalisasi operasional, serta efisiensi berkelanjutan, perusahaan optimistis dapat menjaga stabilitas usaha sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini