Hadapi Arus Mudik 2026, Jasa Marga Perkuat Kesiapan Lewat Apel Siaga Operasional

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 11 Maret 2026 | 06:30 WIB
Apel Siaga Operasional Lebaran 2026 menjadi langkah Jasa Marga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.
Apel Siaga Operasional Lebaran 2026 menjadi langkah Jasa Marga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan lancar.

Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama sejumlah stakeholder menggelar Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (10/3).

Kegiatan ini menandai kesiapan pengelola jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H agar perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan lancar.

Apel siaga dipimpin oleh Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan dihadiri berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan, BPJT Kementerian PU, Jasa Raharja, serta jajaran manajemen Jasa Marga.

Baca Juga: Awas Timbangan Naik! 5 Hidangan Lebaran yang Sebaiknya Dibatasi

Acara ditandai dengan penekanan sirine sebagai simbol dimulainya Jasa Marga Siaga Operasional Lebaran 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyebutkan perusahaan menyiapkan sekitar 8.000 personel dan 516 kendaraan operasional untuk mendukung pengamanan lalu lintas selama periode Lebaran.

Selain itu, empat ruas tol fungsional juga dipastikan siap beroperasi guna membantu mengurai kepadatan kendaraan.

Baca Juga: ANTARA Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Finance, Accounting, dan HR Officer

"Mohon dukungan kepada semua pihak agar pelaksanaan operasional libur Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar," ujar Rivan.

Selama masa mudik, Jasa Marga memproyeksikan sekitar 3,5 juta kendaraan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama.

Untuk mendukung pengelolaan arus lalu lintas, perusahaan memanfaatkan teknologi Jasa Marga Integrated Digital (JID) yang memiliki tingkat akurasi hingga 97 persen dalam memantau kondisi jalan secara real time.

Baca Juga: Kesempatan Magang HSSE di Pelindo Terminal Petikemas Surabaya untuk Mahasiswa Semester Akhir

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan bahwa ada lima klaster yang harus menjadi perhatian selama angkutan lebaran (operasi ketupat) yaitu jalan tol, jalan arteri, tempat penyeberangan pelabuhan, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata.

"Oleh sebab itu untuk jalan tol menjadi prioritas, dan pagi ini dilaksanakan apel Jasa Marga Siaga. Saya mewakili Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih pelaksanaan Apel Terpadu Jasa Marga Siaga, kami yakin kata kunci dari keberhasilan operasi ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan," jelasnya.

Dirjen Hubdat Kemenhub Aan Suhanan juga mengapresiasi kesiapan Jasa Marga dan seluruh stakeholder yang hadir dalam rangkaian pengelolaan operasional Lebaran 2026.

Baca Juga: PT Timah Perkuat Tata Kelola Pertambangan Melalui Transformasi Sistem Kerja Sama

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini