Perkuat Sinergi dengan Nelayan, PHE WMO Sosialisasikan Industri Migas dan Salurkan Ribuan Paket Bapokting

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Maret 2026 | 07:30 WIB
Sebanyak 4.383 paket bahan pokok penting dibagikan kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
Sebanyak 4.383 paket bahan pokok penting dibagikan kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

Kabar BUMN – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) menggelar Sosialisasi Industri Hulu Migas kepada masyarakat di sembilan desa pesisir di Kabupaten Gresik dan Bangkalan.

Desa yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Banyusangka, Tlangoh, Klampis Barat, Klampis Timur, Labuhan, Bandangdaja, Macajah, Sidorukun, serta Kelurahan Lumpur.

Sosialisasi yang berlangsung pada 25 Februari hingga 3 Maret 2026 ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya nelayan, mengenai aktivitas hulu migas di wilayah operasi lepas pantai.

Baca Juga: Pertamina EP Tanjung Field dan Pemkab Tabalong Pererat Silaturahmi dengan Sahur Bersama di Momen Ramadan

Melalui pendekatan edukatif dan dialog interaktif, masyarakat diberikan penjelasan tentang kegiatan industri hulu migas, zona keselamatan di sekitar fasilitas produksi, serta pentingnya mematuhi standar keselamatan saat beraktivitas di laut.

Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir sekaligus memastikan operasional perusahaan berjalan aman.

Ia berharap para nelayan semakin memahami batasan area operasi serta prosedur keselamatan di sekitar platform migas sehingga aktivitas industri dan kegiatan melaut dapat berjalan berdampingan.

Baca Juga: Pertamina EP Tanjung Field dan Pemkab Tabalong Pererat Silaturahmi dengan Sahur Bersama di Momen Ramadan

Pada momen Ramadan, PHE WMO juga menggelar Safari Ramadan dengan menyalurkan 4.383 paket bahan pokok penting kepada masyarakat pesisir di Gresik dan Bangkalan.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat, terutama nelayan, yang menghadapi musim paceklik ketika aktivitas melaut menurun.

Kepala Desa Macajah, H. Sundah, mengapresiasi kepedulian PHE WMO yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Amalan yang Sebaiknya Dilakukan di 10 Hari Terakhir Ramadan untuk Menjemput Malam Lailatul Qadar

“Kehadiran PHE WMO tidak hanya kami rasakan pada momentum Ramadan, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Manager Communication, Relations & CID, Rahmat Drajat menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat pesisir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini