Posko-posko tersebut didukung oleh lebih dari 480 petugas posko serta lebih dari 13.200 petugas lapangan yang bertugas memastikan stabilitas layanan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tinggalkan Fashion Item Ini di Rumah untuk Menghindari Kelebihan Bagasi Saat Traveling
Untuk memperkuat koordinasi operasional, TelkomGroup juga membentuk satuan tugas (Satgas) khusus yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem perusahaan.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi kesiapan infrastruktur jaringan dan operasional layanan ini diorkestrasi oleh PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia, yang berperan dalam pengelolaan infrastruktur konektivitas TelkomGroup.
Dalam mendukung operasional Posko SIAGA RAFI, TelkomGroup memanfaatkan berbagai tools digital Smart Command Center untuk memantau kondisi infrastruktur dan layanan secara real-time melalui dashboard terpadu.
Baca Juga: Ramadan Jadi Momen Berbagi, PERURI Bagikan Ratusan Takjil Gratis untuk Warga Sekitar
Selain itu, platform Telkomcare juga digunakan untuk memonitor tiket dan alert pada titik-titik Point of Interest (PoI) selama periode RAFI 2026, sehingga potensi gangguan dapat terdeteksi dan ditangani dengan lebih cepat.
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno menyampaikan bahwa kesiapan jaringan TelkomGroup selama RAFI merupakan hasil sinergi seluruh entitas perusahaan.
“TelkomGroup memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional jaringan secara end-to-end melalui sinergi lintas entitas sehingga layanan konektivitas dapat tetap terjaga dan andal,” ujar Nanang.
Baca Juga: Libur Panjang Lebaran 2026: 14 Hari untuk Mudik dan Liburan Keluarga
Ia menambahkan bahwa berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak awal, termasuk pengujian performa jaringan, penguatan elemen infrastruktur, serta optimalisasi sistem monitoring dan IT tools guna mendukung pengawasan jaringan secara lebih komprehensif selama RAFI 2026.
“Dengan dukungan seluruh kapabilitas jaringan TelkomGroup, kami berkomitmen menjaga kualitas layanan agar masyarakat dapat menikmati pengalaman digital yang lancar di berbagai titik aktivitas, termasuk jalur mudik dan pusat layanan publik,” tambah Nanang.
Pada periode RAFI tahun ini, TelkomGroup memproyeksikan kenaikan trafik fixed broadband sebesar 9,2 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan estimasi mencapai 30,3 Tbps.
Baca Juga: BULOG dan Polri Gelar Gerakan Pangan Murah Nasional Jelang Idulfitri 1447 H
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, melalui InfraNexia, TelkomGroup telah menyiapkan kapasitas jaringan sebesar 60,7 Tbps sehingga infrastruktur siap mengakomodasi peningkatan trafik serta menjaga keandalan layanan selama Ramadan dan Idulfitri.
Artikel Terkait
Kolaborasi Lintas Sektor Telkom Solution, Percepat Transformasi Digital untuk Ekonomi Nasional
Telkom Perkuat Aksi Penurunan Stunting Lewat Integrasi 1.231 Anak ke Platform Digital Pemantauan Gizi
Telkom Siaga RAFI 2026: CEO Dian Siswarini Tinjau Infrastruktur hingga Salurkan Bantuan Rp2 Miliar
GoZero% Innovation Festival Jadi Ajang Inovasi Telkom untuk Solusi Pengelolaan Limbah Berkelanjutan
Transformasi TLKM 30 Jadi Langkah Telkom Perkuat Bisnis dan Tata Kelola Perusahaan