Selain itu, jumlah transaksi melalui aplikasi PELNI Mobile juga mengalami lonjakan signifikan, dari 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025 atau meningkat lebih dari 45.700%.
Baca Juga: Bantuan Pangan Disalurkan Serentak, Dirut BULOG Tinjau Langsung di Marunda
Hal ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan PELNI berhasil mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan transportasi laut.
“Kunjungan hari ini dari WamenPANRB dan Wamenhub menjadi pengingat bagi kami bahwa tugas PELNI bukan hanya mengoperasikan kapal, melainkan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghubungkan Nusantara melalui akses transportasi yang merata dan mudah dijangkau,” tambah Anda.
Pada kesempatan yang sama, WamenPANRB Purwadi Arianto dan Wamenhub Suntana memberikan arahan agar PELNI terus menghadirkan layanan yang responsif, humanis, dan akuntabel. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga kenyamanan perjalanan sekaligus mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan pelayaran.
Baca Juga: Tips Mengajari Anak Tidak Memaksakan Orang Memberi Uang Lebaran, Semua Berawal dari Orang Tua
Puncak Arus Mudik Kapal PELNI, Penumpang Tembus 28 Ribu Orang
PELNI mencatat bahwa puncak arus mudik Lebaran 1447 H terjadi pada Rabu (18/3). Berdasarkan data per 18 Maret 2026, jumlah penumpang yang dijadwalkan berangkat menggunakan kapal PELNI mencapai 28.078 orang.
Anda menyebutkan bahwa angka tersebut melampaui proyeksi awal yang diperkirakan sebesar 27.350 penumpang, atau meningkat sekitar 2,7 persen.
“Hari ini kami mencatat 28.078 penumpang akan berangkat dengan kapal PELNI, sementara total penumpang dari 6 hingga 18 Maret 2026 telah mencapai 253.208 orang. Angka tersebut terdiri dari 226.897 penumpang kapal penumpang dan 26.311 penumpang kapal perintis,” ujar Anda.
Sebagai langkah antisipasi, calon penumpang diimbau untuk mempersiapkan dokumen identitas yang sah, datang sesuai jadwal boarding, serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan agar proses keberangkatan berjalan lancar.
“Total penjualan tiket kapal PELNI selama periode Angkutan Lebaran yaitu 6 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 424.836 tiket, atau sekitar 56,5% dari total ketersediaan tiket yaitu 751.550 pax. Kami memprediksi penjualan tiket ini masih akan terus bertambah seiring dengan periode mudik Lebaran PELNI,” pungkas Anda.
Baca Juga: Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik ke Pulau Jawa dan Sumatera
Artikel Terkait
PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub Cek Arus Mudik di Tanjung Priok
Mudik Gratis BUMN 2026, PELNI Berangkatkan 1.230 Pemudik dari Balikpapan ke Surabaya
Diskon 30 Persen PELNI Masih Berlaku, Segera Amankan Tiket Mudik Lebaran 2026
Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwal Penukaran Tiket Mudik Gratis Pelni 2026
Kebijakan WFA Dimulai, PELNI Catat Lonjakan Penumpang Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran