Arus Balik Lebaran 2026 Menguat di Ketapang, ASDP Pastikan Ribuan Kendaraan Tetap Lancar Terkendali

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 30 Maret 2026 | 06:00 WIB
Arus balik Lebaran di Ketapang–Gilimanuk memuncak, layanan ASDP tetap optimal meski antrean padat dan pergerakan tinggi. (Dok. ASDP)
Arus balik Lebaran di Ketapang–Gilimanuk memuncak, layanan ASDP tetap optimal meski antrean padat dan pergerakan tinggi. (Dok. ASDP)

Data tersebut menunjukkan bahwa arus balik belum sepenuhnya mereda.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Promo Tiket DAMRI 4.4 Berlaku Sampai Keberangkatan Mei 2026

Potensi kepadatan masih akan terjadi seiring kedatangan kendaraan secara bertahap, sehingga perencanaan perjalanan yang matang menjadi kunci agar pengguna jasa terhindar dari penumpukan.

Berdasarkan data produksi selama 12 jam pada 29 Maret 2026 (00.00–12.00 WIB) atau H+7, tercatat sebanyak 22.804 penumpang telah menyeberang.

Sementara itu, total kendaraan yang dilayani mencapai 6.401 unit, terdiri dari 3.438 sepeda motor, 2.024 mobil pribadi, 667 truk logistik, dan 272 bus.

Secara kumulatif sejak 22 Maret 2026 (HH) hingga 29 Maret 2026 pukul 12.00, sebanyak 97.683 kendaraan (59%) dan 314.491 penumpang (61%) telah kembali ke Bali.

Baca Juga: Lebih Tenang dari Pangandaran, Pantai Batu Karas Jadi Favorit Surfer

Antrean Tetap Bergerak

Suasana di pelabuhan memperlihatkan potret khas arus balik, mulai dari keluarga dengan barang bawaan, anak-anak yang tertidur di dalam kendaraan, hingga pengemudi logistik yang menanti giliran.

Meski terjadi kepadatan, antrean tetap bergerak berkat pengaturan operasional yang disiplin.

ASDP menerapkan strategi prioritas dengan mendahulukan kendaraan pemudik seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan bus guna memastikan perjalanan keluarga berlangsung lebih cepat dan nyaman.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN di Lampung: Posisi Sales Aquisition Dibuka

Di sisi lain, kendaraan logistik tetap dilayani melalui skema fleksibel yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa saat terjadi lonjakan, kendaraan barang sementara dialihkan ke kantong parkir yang telah disiapkan.

“Saat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri.

Baca Juga: Kesiapan Jalan Tol Kalikangkung untuk Arus Balik Idulfitri 1447H Dipastikan Optimal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini