Baca Juga: Produksi dan Penjualan PTBA Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025
Ketua DPD I Aspekpir Provinsi Riau Sutoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penguatan kapasitas petani sawit.
Tidak hanya fokus pada budidaya, program juga diarahkan pada pengembangan hilirisasi. Perempuan dinilai memiliki peran penting dalam proses tersebut.
“Selama ini petani fokus pada produksi, namun ke depan kita dorong agar mampu mengembangkan produk turunan. Perempuan memiliki peran besar di sini, karena mereka telaten dan kreatif dalam mengolah produk,” ujarnya.
Baca Juga: Electric PLN Mobile Menang Dramatis 3-2 atas Pertamina Enduro di Pembuka Final Four Proliga 2026
Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga membuka peluang usaha berbasis rumah tangga. Produk yang dihasilkan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga petani. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan individu tetapi juga komunitas.
Sementara itu, Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP Kementerian Keuangan Linda Sitanandra menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pemberdayaan masyarakat sawit.
Fokus pada perempuan dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas. Program tersebut juga sejalan dengan penguatan sektor hilir.
Baca Juga: Promo Hemat Kebun Binatang Surabaya April 2026, Banyak Wahana dan Paket Murah
“Kami melihat program seperti ini sangat strategis, karena tidak hanya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga menciptakan nilai tambah dari komoditas sawit."
"Ini sejalan dengan upaya kami dalam mendorong penguatan sektor hilir,” ujar Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDPKS Linda Sitanandra.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Marahalim juga memberikan apresiasi terhadap pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Dampaknya diharapkan terus berkembang dalam jangka panjang.
Baca Juga: Tiga Atlet Muda Binaan PTPN IV Berpeluang Bela Indonesia di Ajang Asian Tennis Federation 2026
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena mampu memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan. Ke depan, kami berharap produk-produk ini dapat terus dikembangkan hingga memiliki pasar yang lebih luas,” katanya.
Kolaborasi antara berbagai pihak ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan limbah sawit secara optimal.
Artikel Terkait
Semangat Berbagi Jelang Lebaran, Karyawan PTPN IV Regional III Hadir untuk Masyarakat
THR dari Kebun Sawit, Petani Mitra PTPN IV Riau Berbagi Rp28 Juta
PTPN Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa Psikologi, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
Antisipasi El Nino Godzilla, PTPN IV PalmCo Fokus pada Deteksi Dini dan Strategi Agronomi
Tiga Atlet Muda Binaan PTPN IV Berpeluang Bela Indonesia di Ajang Asian Tennis Federation 2026