ASDP Gerak Cepat Atasi Lonjakan Kendaraan di Ketapang, Antrean Mulai Terurai

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 3 April 2026 | 16:30 WIB
ASDP terapkan strategi terpadu dan kolaborasi lintas sektor untuk atasi lonjakan kendaraan di Pelabuhan Ketapang. (Dok. ASDP)
ASDP terapkan strategi terpadu dan kolaborasi lintas sektor untuk atasi lonjakan kendaraan di Pelabuhan Ketapang. (Dok. ASDP)

Di luar area pelabuhan, pengaturan lalu lintas turut diperketat melalui koordinasi intensif bersama aparat berwenang.

Baca Juga: Libur Paskah 2026 sampai Kapan? Catat Tanggalnya!

Dukungan dari Mabes TNI dengan pengerahan 365 personel lintas matra menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju pelabuhan.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI yang turut mempercepat penguraian antrean dan menjaga ketertiban arus kendaraan,” tambah Windy.

Pengendalian volume kendaraan juga diperkuat melalui optimalisasi buffer zone.

Baca Juga: Pelatihan Limbah Sawit Jadi Produk Bernilai, PTPN IV PalmCo Perkuat Peran Ekonomi Perempuan

Area Pusri dimanfaatkan khusus untuk menampung hingga 150 truk sumbu tiga, sedangkan buffer zone Bulusan mampu menampung sekitar 600 unit truk campuran.

Strategi ini bertujuan mencegah penumpukan kendaraan langsung di dalam kawasan pelabuhan.

Hingga Kamis (2/4) petang, antrean kendaraan dari arah utara terpantau mencapai Parasputih atau sekitar 7 kilometer dari pintu masuk pelabuhan, dengan dominasi kendaraan logistik.

Baca Juga: ITDC Perkuat Keamanan The Nusa Dua Lewat Bantuan Sarana Patroli Laut

Meski demikian, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga masih tetap bergerak dengan waktu tempuh sekitar 20 hingga 35 menit.

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam pada H+10 (1/4), tercatat sebanyak 47.961 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+10, total pergerakan mencapai 761.391 penumpang dan 201.676 unit kendaraan, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di lintas Jawa–Bali.

Baca Juga: Transisi Energi Dorong Desa Bangkit, Pertamina Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan

ASDP menegaskan bahwa keberhasilan penguraian antrean juga sangat bergantung pada kedisiplinan pengguna jalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini