Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas layanan di tengah lonjakan pengguna jasa.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa digitalisasi melalui platform Ferizy menjadi salah satu kunci peningkatan efisiensi layanan.
Baca Juga: Catat! Jadwal Kapal Pelni Jakarta–Makassar + Harga Terbaru dan Cara Pesan Tiket
Melalui sistem ini, pengguna dapat merencanakan perjalanan lebih awal dengan pembelian tiket sejak H-60, serta mengakses tiket digital melalui WhatsApp maupun email dengan berbagai metode pembayaran terintegrasi.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk mengisi data secara akurat sesuai identitas resmi serta menghindari pembelian tiket melalui calo, demi kenyamanan dan keamanan perjalanan,” jelasnya.
Sebagai penghubung utama antarwilayah, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang andal, sekaligus memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat Indonesia.***
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Menguat di Ketapang, ASDP Pastikan Ribuan Kendaraan Tetap Lancar Terkendali
Pelabuhan Ketapang Padat Truk, Kolaborasi Jadi Jurus ASDP Hadapi Lonjakan Kendaraan
Antisipasi Lonjakan Paskah, ASDP Operasikan Hunimua–Waipirit Seharian Penuh
Gempa di Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Berjalan Aman
ASDP Gerak Cepat Atasi Lonjakan Kendaraan di Ketapang, Antrean Mulai Terurai