"Kepercayaan ini kami jawab melalui penguatan kesiapan operasional secara end-to-end, dengan memastikan seluruh aspek safety, keandalan armada, serta kualitas layanan berjalan optimal di setiap titik perjalanan jemaah,” ujar Glenny.
Baca Juga: Bank Mandiri Ingatkan Nasabah Soal Modus Card Trapping
Ia juga menekankan bahwa peningkatan layanan tahun ini berfokus pada kebutuhan jemaah lansia yang jumlahnya mencapai sekitar 18 ribu orang atau sekitar 18 persen dari total jemaah.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada jemaah berkebutuhan khusus. “Kami menghadirkan layanan yang lebih adaptif dan inklusif, mulai dari asistensi mobilitas di darat dan udara, hingga penguatan peran awak kabin dalam memastikan kenyamanan dan kemudahan jemaah selama penerbangan."
"Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan haji yang tidak hanya aman, namun juga penuh empati dan kemudahan bagi seluruh jemaah,” lanjut Glenny.
Berbagai fasilitas pendukung turut disiapkan guna menunjang layanan tersebut. Mulai dari penyediaan kursi roda di setiap embarkasi, ambulift di embarkasi Jakarta dan Solo, bus jemaah dengan fasilitas toilet, hingga penggunaan garbarata di sejumlah titik keberangkatan.
Selain itu, tersedia pula layanan bagasi khusus serta fasilitas buggy car di Bandara Internasional King Abdulaziz.
Selama penerbangan, awak kabin disiagakan untuk memberikan pendampingan intensif, khususnya bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Poin Telkomsel Mau Dipakai? Cek Dulu Kapan Program Undi-Undi Hepi April Ini Berakhir
Untuk menunjang kenyamanan perjalanan jarak jauh, disediakan dua kali makanan utama dan satu kali makanan ringan. Fasilitas hiburan di dalam pesawat serta ketersediaan portable bidet di lavatory juga menjadi bagian dari layanan yang diberikan.
Dari sisi sumber daya manusia, Garuda Indonesia menyiapkan lebih dari 1.085 awak pesawat yang terdiri dari 731 awak kabin dan 354 awak kokpit. Selain itu, terdapat 139 petugas darat haji yang akan membantu proses keberangkatan dan kepulangan jemaah di seluruh embarkasi.
Pada musim haji tahun ini, Garuda Indonesia akan melayani sedikitnya 102.502 jemaah yang terbagi dalam 278 kelompok terbang dari 10 embarkasi.
Baca Juga: Pantai Parangendog, Tetangga Sepi Parangtritis yang Punya View Beda
Embarkasi tersebut meliputi Jakarta, Banda Aceh, Medan, Padang, Solo, Yogyakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, dan Lombok.
Artikel Terkait
Update Loker April 2026: GDPS Garuda Indonesia Group Cari Customer Service Assistant, Cek Kualifikasinya
Loker BUMN Terbaru untuk Lulusan SMA, PT GDPS dari Garuda Indonesia Group Sedang Buka Posisi di Bandara Kualanamu
Rekor Lebaran 2026, Citilink Layani 48 Ribu Penumpang dalam Sehari, Penguatan Armada Garuda Indonesia Group Jadi Kunci
Garuda Indonesia Hadirkan Kebijakan Fleksibel: Ubah Jadwal Tanpa Batas hingga Refund 100%
Garuda Indonesia Longgarkan Aturan Tiket: Reschedule Bebas dan Refund Hingga 100 Persen