Capaian ini sekaligus menjadi bagian awal dari rangkaian transformasi berkelanjutan yang terus dijalankan untuk memperkuat kinerja operasional agar lebih adaptif dan kompetitif.
Baca Juga: Wujud Semangat Kartini Masa Kini, Kisah Ibu Dewi Berjuang dari Nol hingga Mandiri Bersama PNM
Adapun dalam metode penilaian OAG Aviation Worldwide, perhitungan OTP didasarkan pada perbandingan waktu kedatangan aktual pesawat di gate dengan jadwal yang telah ditentukan.
Selain itu, data yang digunakan juga harus memenuhi cakupan minimal 80% dari total penerbangan terjadwal serta memenuhi ambang batas operasional tertentu agar dapat masuk dalam pemeringkatan global. ***
Artikel Terkait
Loker BUMN Terbaru untuk Lulusan SMA, PT GDPS dari Garuda Indonesia Group Sedang Buka Posisi di Bandara Kualanamu
Rekor Lebaran 2026, Citilink Layani 48 Ribu Penumpang dalam Sehari, Penguatan Armada Garuda Indonesia Group Jadi Kunci
Garuda Indonesia Hadirkan Kebijakan Fleksibel: Ubah Jadwal Tanpa Batas hingga Refund 100%
Garuda Indonesia Longgarkan Aturan Tiket: Reschedule Bebas dan Refund Hingga 100 Persen
Garuda Indonesia Siap Layani Haji 2026, Prioritaskan Kenyamanan Lansia dan Layanan Inklusif