Jadi Direktur Operasi Perempuan Pertama di SIG, Rini Wulandari Ajak Wanita Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 20 April 2026 | 16:00 WIB
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari memimpin koordinasi Direktorat Operasi SIG Group di Pabrik Narogong, Jawa Barat. (Dok. SIG)
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari memimpin koordinasi Direktorat Operasi SIG Group di Pabrik Narogong, Jawa Barat. (Dok. SIG)

Kabar BUMN - Reni Wulandari dikenal sebagai sosok profesional dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di industri semen.

Menariknya, sebagian besar perjalanan kariernya dijalani di area operasional yang identik dengan dominasi pekerja laki-laki.

Berkat dedikasi dan kompetensinya, Reni kini dipercaya menjabat sebagai Direktur Operasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) sejak April 2023, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut di perusahaan.

Baca Juga: Rayakan Hari Kartini di Lintasan Balap, Mandalika Kartini Race 2026 Tawarkan Pengalaman Unik

Reni merupakan lulusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro dan pemegang gelar Magister Business Administration dari Swiss German University.

Sepanjang kariernya di lingkungan SIG Group, ia telah mengemban berbagai posisi strategis.

Reni memulai kiprahnya sebagai General Manager Pabrik Tuban dan Pabrik Narogong di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), salah satu anak usaha SIG.

Baca Juga: Edukasi Kesehatan Digelar PT Timah, Fokus pada Kesehatan Karyawan

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Direktur Operasi di PT Semen Gresik, hingga akhirnya diangkat sebagai Direktur Operasi SIG melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 18 April 2023.

“Sejak hari pertama mengemban amanah sebagai Direktur Operasi SIG, saya menerapkan pendekatan Visible-Felt Leadership.

"Kehadiran pemimpin dan interaksi langsung di lapangan sangat penting, terutama di area operasi yang didominasi karyawan laki-laki.

Baca Juga: Dari Jepara ke Jakarta, Ini 5 Destinasi Seru untuk Hari Kartini

"Sebagai bagian dari minoritas gender, saya tidak mengalami kendala terkait bias gender dalam menjalankan perubahan untuk mendukung kinerja operasi SIG.

"Ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender di SIG bukan sekadar slogan, melainkan telah terimplementasi di seluruh lini,” ujar Reni.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini