Kabar BUMN - Workshop ini dirancang untuk memastikan seluruh aktivitas operasional perusahaan selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya mengikuti regulasi, standar industri, serta kebijakan internal perusahaan.
Dengan pendekatan ini, PDC ingin menjaga konsistensi dalam setiap proses bisnisnya.
Fokus utama workshop terletak pada penyusunan Compliance Risk Assessment (CRA) dan Compliance Risk Register (CRR).
Kedua instrumen ini menjadi dasar dalam mengidentifikasi serta menganalisis potensi risiko ketidakpatuhan. Melalui pendekatan sistematis, perusahaan dapat mengelola risiko tersebut secara lebih terarah di seluruh lini operasional.
Corporate Secretary PDC, Ani Aryani, menegaskan bahwa penerapan ISO 37301 menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis.
Baca Juga: Pantai Sawangan Kebumen, Tempat Sempurna Menikmati Laut dengan Panorama Tebing Eksotis
“Ini adalah langkah konkret agar kinerja bisnis berjalan seiring dengan prinsip kepatuhan dan tata kelola yang baik. Kami berkomitmen membangun budaya kepatuhan di seluruh lini organisasi,” ujarnya.
Pernyataan ini menegaskan arah perusahaan dalam memperkuat fondasi kepatuhan.
Workshop ini melibatkan sejumlah fungsi penting di dalam perusahaan sebagai pelaksana utama.
Baca Juga: Spesial Hari Ini! Damri Hadirkan Diskon Khusus untuk Perempuan
Corporate Secretary dan Supply Chain Management (SCM) berperan sebagai pionir implementasi CMS di PDC.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
PDC Luncurkan Tangan Kedua, Gerakan Kolektif Ubah Limbah Tekstil Jadi Harapan Baru
Penutupan Bulan K3 2026, PDC Tegaskan Penguatan Budaya HSSE di Lingkungan Kerja
Tetap Siaga di Hari Raya, Perwira PDC Pastikan Operasi Energi Nasional Berjalan Lancar
Health Talk PDC: Kupas Dampak Trauma dan Stres Terhadap Kinerja, Karyawan Diajak Lebih Kenali Diri
CSR PDC Dorong Kemandirian Disabilitas, Haekal Sukses Bangun Usaha “Chaki Pizza”