Kegiatan ini juga didukung oleh fungsi Quality Management dan Risk Management, serta menghadirkan Robere & Associates sebagai narasumber untuk pendampingan teknis.
Asst. Manager Legal & Compliance PDC, Jinoko Simbolon, menyoroti pentingnya langkah pencegahan dalam pengelolaan risiko.
Baca Juga: Pertamina EP Tarakan Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lewat Sosialiasis dan Edukasi Kebakaran
“Melalui CRA, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menilai dampaknya, serta menetapkan prioritas mitigasi sehingga keputusan yang diambil lebih prudent dan terukur,” jelasnya.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di perusahaan.
Melalui pelaksanaan workshop ini, PDC menargetkan terbentuknya dokumen CRA dan CRR yang komprehensif. Selain itu, perusahaan juga ingin meningkatkan pemahaman karyawan terhadap sistem kepatuhan yang diterapkan.
Baca Juga: Perkuat Peran Perempuan, Telkom Bidik Kepemimpinan Inklusif hingga 2030
Harapannya, kerangka pengelolaan risiko yang lebih efektif dan berkelanjutan dapat segera terwujud.
Ke depan, langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi risiko hukum yang mungkin dihadapi perusahaan. Selain menjaga reputasi, upaya ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Komitmen PDC dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance pun semakin ditegaskan melalui langkah strategis ini. ***
Artikel Terkait
PDC Luncurkan Tangan Kedua, Gerakan Kolektif Ubah Limbah Tekstil Jadi Harapan Baru
Penutupan Bulan K3 2026, PDC Tegaskan Penguatan Budaya HSSE di Lingkungan Kerja
Tetap Siaga di Hari Raya, Perwira PDC Pastikan Operasi Energi Nasional Berjalan Lancar
Health Talk PDC: Kupas Dampak Trauma dan Stres Terhadap Kinerja, Karyawan Diajak Lebih Kenali Diri
CSR PDC Dorong Kemandirian Disabilitas, Haekal Sukses Bangun Usaha “Chaki Pizza”