Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama sepanjang proses berlangsung.
Evakuasi penumpang dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, kebutuhan logistik di atas kapal tetap terpenuhi secara berkelanjutan, serta fasilitas rumah singgah disiapkan bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan melalui jalur darat.
Sebagai kapal yang melayani lintasan LDF, KMP Ferrindo 5 memiliki kapasitas angkut hingga 60 penumpang terbatas yang diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan, serta mampu mengakomodasi sekitar 40 unit kendaraan campuran.
Peran ini menjadikan kapal sebagai bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, stabilitas pasokan, serta konektivitas ekonomi antara Pulau Jawa dan Kalimantan.***
Artikel Terkait
Lonjakan Mobilitas Saat Long Weekend Paskah Terkendali, ASDP Jaga Penyeberangan Sumatera–Jawa–Bali Tetap Prima
ASDP Sesuaikan Tarif Tarakan–Sebawang, Jaga Layanan Tetap Optimal dan Berkelanjutan
ASDP Sukses Kelola Mudik 2026, Hasil Survei Kepuasan Publik Tunjukkan Skor Tinggi
Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka Diundur, ASDP Prioritaskan Kelancaran Layanan
Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing, ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif
Menghubungkan yang Terpisah, ASDP Hadir untuk Wilayah Timur 3TP