Di Kampung Mutus, fokus kegiatan diarahkan pada pemulihan ekosistem melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 650 fragmen karang.
Baca Juga: Mengenal Rangkaian Ibadah Haji: Dari Ihram hingga Tahallul, Ini Tahapan yang Wajib Diketahui Jemaah
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi terkait pelestarian lingkungan, pelatihan serta sertifikasi selam bagi kelompok konservasi, hingga pendampingan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan.
Program ini juga menghadirkan akses listrik bagi 119 rumah dengan total sekitar 500 penerima manfaat.
Di bidang pendidikan, dilakukan renovasi fasilitas belajar dan penyediaan sarana pendidikan di SD YPK Effata Mutus serta SMPN 11 Raja Ampat.
Baca Juga: PLN Dukung Data Center Raksasa di Batam, Pasok Listrik Terbesar 511 MVA ke DayOne
Berbeda dengan Mutus, di Kampung Manyaifun program lebih menitikberatkan pada penguatan infrastruktur dasar dan layanan sosial.
Penyediaan listrik diberikan kepada 59 rumah dengan cakupan 117 penerima manfaat. Selain itu, dilakukan pula renovasi fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Direktur TJSL BP BUMN, Edi Eko Cahyono menjelaskan bahwa kerja sama lintas BUMN ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan program TJSL yang lebih terarah.
Baca Juga: Ini 7 Langkah PT TIMAH Menjaga Kelestarian Alam di Tengah Aktivitas Tambang
Pendekatan multi intervensi dinilai mampu menciptakan program yang terintegrasi, terukur, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menyampaikan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari berbagai inisiatif TJSL yang sebelumnya telah dilakukan.
Beberapa di antaranya meliputi penanaman 3.000 bibit mangrove di Bitung, transplantasi terumbu karang di Labuan Bajo, pemberian beasiswa di Sumbawa, dukungan bagi pengembangan UMKM, hingga renovasi rumah ibadah di kawasan Indonesia Timur.
Baca Juga: Hari Bumi 2026, Pertamina Perluas Program Energi Bersih dan Aksi Lingkungan
Menurut Windy, rangkaian program tersebut juga selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan energi bersih dan terjangkau, serta perlindungan ekosistem laut.
Artikel Terkait
ASDP Sukses Kelola Mudik 2026, Hasil Survei Kepuasan Publik Tunjukkan Skor Tinggi
Jadwal Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka Diundur, ASDP Prioritaskan Kelancaran Layanan
Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing, ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif
Sinergi BUMN, PT DAK Siap Tangani Docking Kapal ASDP
Menghubungkan yang Terpisah, ASDP Hadir untuk Wilayah Timur 3TP