Fasilitas penyimpanan modern juga disediakan. Ini mencakup blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, serta dua cement silo masing-masing 18.000 ton.
Baca Juga: Telin Gandeng DITO Filipina, Perkuat Konektivitas Digital Regional Asia
Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas ini mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok dan efisiensi distribusi global SIG.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa rampungnya proyek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah perlambatan pasar domestik.
”Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi SIG di kancah industri global,” kata Indrieffouny Indra.
Baca Juga: PERURI Bersama 14 BUMN Perkuat Pembangunan Berkelanjutan di Raja Ampat
Proyek yang merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG (melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk) dengan Taiheiyo Cement Corporation ini, juga menjadi salah satu portofolio sinergi BUMN dengan keterlibatan PT Hutama Karya selaku kontraktor.
Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan kemitraan global, SIG optimistis dapat meningkatkan kontribusi ekspor sebagai motor pertumbuhan baru dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi dunia.***
Artikel Terkait
Tembus Pasar Afrika, SIG Ekspor Perdana 45 Ribu Ton Klinker ke Mauritania
Jadi Direktur Operasi Perempuan Pertama di SIG, Rini Wulandari Ajak Wanita Tunjukkan Kinerja dan Profesionalisme
SIG Perkuat Langkah Hijau: Olah Limbah Jadi Energi hingga Pulihkan Lahan Tambang
SIG Raih 5 Sertifikat Platinum, Perkuat Posisi di Industri Semen Ramah Lingkungan
Belanja Suku Cadang Lokal SIG Melonjak, Dorong Kemandirian Industri Nasional