General Manager ASDP Banda Aceh, Andri Setiawan, mengatakan pihaknya tetap menyediakan layanan bantuan bagi pengguna jasa yang mengalami kendala, baik terkait perangkat maupun pemahaman penggunaan sistem.
Baca Juga: 4 Tempat Wisata Alam di Ponorogo yang Memperkaya Kota Budaya Tersebut di Mata Pelancong
Pendampingan tersebut dinilai penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat beradaptasi tanpa hambatan.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket sejak jauh hari, serta memastikan pengisian data identitas secara lengkap dan akurat.
"Hal ini penting untuk validitas manifest yang juga menjadi dasar perlindungan asuransi selama perjalanan,” jelas Andri.
Baca Juga: Garuda Indonesia Pertahankan Rating “idBBB”, Perkuat Fondasi Keuangan
Lintasan strategis Sabang – Ulee Lheue saat ini dilayani oleh KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2 yang aktif menjaga konektivitas antarpulau.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, kedua kapal tersebut tercatat telah melayani 94.445 penumpang dan 44.318 unit kendaraan.
Tingginya mobilitas di lintasan ini dinilai semakin memperkuat urgensi digitalisasi layanan penyeberangan.
Baca Juga: Momentum Hari Pendidikan, Pertamina Kembali Gulirkan Beasiswa Sobat Bumi
Melalui integrasi teknologi dan penguatan operasional, ASDP optimistis mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih efisien, tertib, dan berorientasi pada keselamatan.
Transformasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjawab kebutuhan transportasi modern yang adaptif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Tanjung Duriat Sumedang, Destinasi Santai untuk Picnic, Cafe, dan Foto di Glass Deck
Tarif Layanan Ulee Lheue – Balohan
Penumpang
- Dewasa: Rp35.000
- Bayi: Rp4.200
Kendaraan
Artikel Terkait
Cetak Generasi Unggul dan Berdaya Saing, ASDP Hadirkan Fasilitas Belajar Modern Inklusif
Sinergi BUMN, PT DAK Siap Tangani Docking Kapal ASDP
Menghubungkan yang Terpisah, ASDP Hadir untuk Wilayah Timur 3TP
ASDP dan 14 BUMN Perkuat Pembangunan Kawasan 3T di Raja Ampat
Pengalihan Siwa–Kolaka, ASDP Perkuat Dermaga dan Dukung Ekonomi Warga