Selain itu, ASDP dan ALDEI juga akan mengoptimalkan pemanfaatan aset idle berupa lahan, bangunan, hingga fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang aktivitas logistik seperti staging area maupun gudang.
Kedua pihak juga akan memperkuat promosi bersama serta memanfaatkan kanal digital guna memperluas layanan dan menghadirkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.
Saat ini, ASDP mengoperasikan ratusan lintasan penyeberangan yang ditunjang lebih dari 220 kapal dan 37 pelabuhan penyeberangan di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 67 persen lintasan yang dilayani ASDP berada di kawasan yang belum terjangkau layanan pelayaran komersial sehingga perusahaan memiliki peran penting dalam menjaga konektivitas nasional dan distribusi logistik.
“Dengan jaringan layanan yang menjangkau banyak wilayah terpencil dan strategis, ASDP memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga arus logistik nasional tetap bergerak."
"Kami optimistis kolaborasi ini akan menghadirkan layanan logistik yang semakin andal, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan distribusi yang terus berkembang,” tambah Rio.
Ketua Umum ALDEI Imam Sedayu juga menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung terciptanya sistem logistik yang sehat, efisien, dan memiliki daya saing tinggi. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga: Produk UMKM Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
Sebagai perusahaan yang berperan menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi layanan dan kolaborasi strategis demi mendukung konektivitas nasional yang inklusif dan berkelanjutan. ***
Artikel Terkait
Menghubungkan yang Terpisah, ASDP Hadir untuk Wilayah Timur 3TP
ASDP dan 14 BUMN Perkuat Pembangunan Kawasan 3T di Raja Ampat
Pengalihan Siwa–Kolaka, ASDP Perkuat Dermaga dan Dukung Ekonomi Warga
ASDP Berlakukan Tiket Online Sepenuhnya di Rute Ulee Lheue–Balohan
ASDP Berpartisipasi di Inabuyer 2026, Dorong Pengembangan UMKM