Community Gateway Wamena merupakan infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan.
Baca Juga: Pasar Tradisional di Bandung untuk Wisata Belanja dan Kuliner, Selain Pasar Cihapit
Kehadiran infrastruktur ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial, dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sekaligus menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi digital dan layanan publik di wilayah tersebut.
Community Gateway Wamena ini adalah fasilitas kedua yang dibangun oleh TelkomGroup melalui Telkomsat sebagai operating company yang bergerak dalam penyedia teknologi dan layanan satelit berstandar internasional, setelah sebelumnya dibangun di Merauke dengan fungsi yang berbeda.
Community Gateway Merauke dibangun sebagai backup link untuk memastikan layanan tetap berjalan saat terjadi gangguan jaringan terestrial, sedangkan Community Gateway Wamena dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan.
Baca Juga: Tumbuh 1,04 Persen, PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tahun 2025
Dengan demikian, pendekatan yang dilakukan tidak lagi sekadar mitigasi risiko, tetapi telah memasuki tahap penguatan kapasitas inti dan peningkatan kualitas layanan.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa, wilayah Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan.
“Bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali. Dari pusat hingga ke wilayah pegunungan Papua, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital.
Baca Juga: Jamkrindo Salurkan Penjaminan Rp43,6 Triliun, Dorong Ratusan Ribu UMKM Naik Kelas
"Namun di sisi lain, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas, baik karena keterbatasan jaringan terestrial maupun kondisi geografis yang tidak mudah. Menjawab tantangan tersebut, TelkomGroup menghadirkan Community Gateway Wamena sebagai solusi strategis,” ungkap Dian.
Dengan teknologi satelit, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas konektivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal dan adaptif.
Sejalan dengan mandat TelkomGroup sebagai agent of development, penguatan konektivitas ini diharapkan membuka akses digital yang lebih inklusif, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempercepat pertumbuhan di wilayah timur Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga: Kuartal I 2026, Rasio Klaim dan Manfaat BRI Life Lebih Rendah dari Industri Asuransi Jiwa Indonesia
Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, S.I.P., M.P.A, menyampaikan bahwa kehadiran Community Gateway Wamena menjadi sebuah tonggak pembangunan yang besar di wilayah pegunungan Papua.
Artikel Terkait
Perkuat Peran Perempuan, Telkom Bidik Kepemimpinan Inklusif hingga 2030
Telkom Hadirkan Kartini BISA Fest untuk Dukung Perempuan Melek Teknologi
Telkom Perkuat Aksi Nyata di Hari Bumi 2026, Dorong Transformasi Hijau Berkelanjutan
Telkom Perkenalkan Agentic AI by BigBox, Dorong Era Baru Otomasi Cerdas di Berbagai Industri
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Umumkan 17 Inovator Lingkungan Terbaik Lewat Ajang Kolaborasi Nasional