Pasar Tradisional di Bandung untuk Wisata Belanja dan Kuliner, Selain Pasar Cihapit

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB
Didirikan tahun 1906, pasar ini direvitalisasi tahun 2003. Namanya pun diubah jadi Pasar Baru Trade Centre.  (atourin.com)
Didirikan tahun 1906, pasar ini direvitalisasi tahun 2003. Namanya pun diubah jadi Pasar Baru Trade Centre. (atourin.com)

Kabar BUMN - Di Bandung, Pasar Cihapit menghadirkan daya tarik tersendiri karena suasana vintage dan hipster-nya.

Pasar ini memadukan pedagang konvensional dengan kafe kecil, toko barang antik, dan gerai makanan modern.

Selain Pasar Cihapit, di Bandung ada beberapa pasar tradisional lain yang juga menarik.

Tidak cuma produk kebutuhan sehari-hari, di pasar ini juga bisa wisata belanja produk lain dan kulineran.

Baca Juga: Kuliner Ekstrem dari Jawa Tengah, Tidak Semua Orang Berani Mengonsumsinya

Pasar Kosambi
Seperti juga pasar Cihapit, Pasar Kosambi adalah pasar tradisional tua sejak zaman Hindia Belanda.

Letaknya di tengah kota, dekat Stasiun kereta api sehingga mudah dijangkau dengan angkot.

Pasar Kosambi berdiri tahun 1911 dan mengalami revitalisasi pada tahun 2019.

Baca Juga: Tips Cerdas Menghadapi Atasan dari Generasi Baby Boomer

Bersamaan dengan itu didirikan The Hallway Space di lantai dua yang jadi ruang kreatif remaja Bandung.

Selain barang kebutuhan sehari-hari, di Pasar Kosambi dijual beragam oleh-oleh khas Bandung.

Selain kerajinan tangan, pakaian, dan camilan, seperti pisang sale, dodol, basreng, keripik tempe, dan aneka bolu.

Pasar Kosambi beralamat di Ahmad Yani no 221-223, Bandung.

Baca Juga: 14 Mei 2026 Libur Apa? Ini Penjelasan soal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersamanya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini