“Momentum ini sangat baik karena seluruh stakeholder hadir. Ini menjadi kesempatan untuk menyatukan persepsi dan mempercepat langkah bersama,” katanya.
Baca Juga: Nikmati Promo Cicil Emas di Tring! by Pegadaian, Diskon hingga Rp30.000 Per Gram
Lebih lanjut, Wali Kota juga menyoroti kontribusi Pertamina melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dinilai telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kami mengapresiasi berbagai program Pertamina, termasuk dukungan melalui CSR dan program gasifikasi seperti jaringan gas ke rumah-rumah warga. Ini penting untuk mendorong masyarakat mendapatkan akses energi yang lebih murah dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia berharap adanya percepatan implementasi program energi alternatif guna mengurangi ketergantungan terhadap LPG subsidi.
Baca Juga: Telkom Percepat Transformasi Bisnis, TSR Capai 35,7 Persen pada 2025
Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan tumpang tindih lahan yang berkaitan dengan aset dan operasional migas melalui koordinasi lintas sektor.
“Kami akan mendorong pertemuan lanjutan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari instansi pengelola aset negara, aparat penegak hukum, hingga Pertamina, untuk merumuskan langkah konkret. Ini penting agar tidak terjadi dinamika yang berpotensi menimbulkan risiko di masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dalam forum ini harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang terukur.
Baca Juga: BTN Buka Program Magang Design Grafis untuk Mahasiswa Kreatif
“Sinergi ini harus kita jaga dan tindak lanjuti bersama, agar pemanfaatan aset negara benar-benar memberikan manfaat optimal tanpa menimbulkan dampak yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Perkuat Koordinasi dan Kepastian Regulasi
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe'i Syafri menegaskan bahwa forum SELARAS MIGAS menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama terkait pemanfaatan BMN di lingkungan hulu migas.
Baca Juga: 7 Kiat Menjaga Produktivitas Saat Long Weekend
Dengan mengusung tema pemanfaatan aset negara secara tertib, aman, dan sesuai regulasi, kegiatan ini dinilai strategis dalam menjawab tantangan di lapangan.
Khususnya meningkatnya kebutuhan pemanfaatan aset untuk kepentingan publik tanpa mengabaikan aspek hukum dan keberlangsungan operasi migas.
Artikel Terkait
Pertamina EP Field Poleng Sukses Tambah Produksi Migas
Guna Menyiasati Permasalahan di Sekitar, Pertamina EP Field Subang ajak Pelajar Kelola Limbah Skala Rumah Tangga
Dorong Peningkatan Kemampuan UMKM, Pertamina EP Field Subang Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi dan Pembuatan serta Pemasaran di Marketplace
Kunjungan Komisi XII DPR RI ke Pertamina EP Field Tambun, Dorong Langkah Inovatif Meningkatkan Produktivitas Migas
Pertamina EP Field Poleng Optimalkan Produksi Sumur Suci-A Melalui Aktivitas Slickline dan Well Test