PHI Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 14 Mei 2026 | 12:00 WIB
PHI lampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan kinerja operasi dan inovasi teknologi, sekaligus menjaga keselamatan kerja dan ketahanan energi nasional. (Dok. PHI)
PHI lampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan kinerja operasi dan inovasi teknologi, sekaligus menjaga keselamatan kerja dan ketahanan energi nasional. (Dok. PHI)

Teknologi ini digunakan untuk mengatasi minyak dengan kandungan parafin tinggi yang memiliki titik tuang lebih tinggi dari suhu operasi pipa.

Baca Juga: Memahami Makna Hari Kenaikan Yesus Kristus dalam Iman Kristen

Dengan bantuan pelarut khusus, minyak tetap terjaga dalam kondisi cair sehingga aliran produksi tetap stabil dan optimal. Selain itu, PHM juga berhasil meningkatkan produksi melalui optimalisasi sumur emulsi di Lapangan Tunu.

Di sisi lain, PHSS mengimplementasikan inovasi Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) pada sejumlah sumur kerja ulang di Lapangan Louise, Samboja, dan Mutiara.

Teknologi ini memanfaatkan injeksi gas bertekanan untuk membantu mengangkat minyak ke permukaan sehingga produksi menjadi lebih efisien.

Baca Juga: ANTARA Buka Program Magang Administrasi, Terbuka untuk Semua Jurusan

Inovasi tersebut terbukti meningkatkan produktivitas sumur dan membantu pencapaian target produksi Triwulan I 2026.

Kontribusi tambahan juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melalui produksi di Lapangan Kerindingan dan Sapi, serta sumur infill baru di lepas pantai Kalimantan Timur.

Upaya peningkatan produksi tidak hanya bertumpu pada inovasi teknologi, tetapi juga didukung program pemeliharaan dan reaktivasi sumur yang berkelanjutan.

Baca Juga: ITDC Perkuat Infrastruktur Keselamatan dan Kelistrikan di Sirkuit Mandalika

PHM, misalnya, menjalankan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil yang mampu meningkatkan produksi hingga lima persen dibandingkan kondisi sebelumnya.

Selain itu, pencapaian produksi gas juga ditopang oleh onstream platform kedua dan ketiga Proyek Sisi Nubi AOI yang dikelola PHM pada akhir Februari dan Maret 2026.

Dukungan lain datang dari kegiatan well service di Lapangan Tunu (PHM), workover di Lapangan Santan (PHKT), serta Lapangan Nilam dan Mutiara (PHSS).

Baca Juga: Tips Memotret di Dalam Laut Bagi Pemula, Optimalkan Ponsel Jika Memang Belum Ada Modal Kamera

Anto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja serta para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat di wilayah operasi Kalimantan, atas dukungan yang diberikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini