Dalam mendukung transisi energi, PHE juga terus memperkuat inisiatif keberlanjutan melalui berbagai program strategis.
Baca Juga: Jenis-Jenis Puasa Sunah Jelang Iduladha, Simak Jadwal Pelaksanaan Lengkap dan Keutamaannya
Perusahaan berhasil mempertahankan peringkat MSCI ESG “BBB”, menjalankan lebih dari 808 program CSR, serta mencatatkan pengurangan emisi karbon sebesar 1.619.564 ton CO₂e.
Selain itu, PHE terus mengembangkan proyek Carbon Capture & Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS) bersama mitra global.
Hingga tahun 2030, total kapasitas penyimpanan karbon yang direncanakan mencapai 7,3 gigaton.
Baca Juga: Semangat Berbagi, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban di Momen Iduladha 1447 H
Sepanjang 2024 hingga 2025, berbagai capaian strategis juga berhasil diraih perusahaan.
Di antaranya dimulainya proyek injeksi CO₂ Sukowati dengan estimasi peningkatan perolehan minyak hingga 19,2 juta barel, penemuan sumber daya 2C di Tedong sebesar 108,05 juta barel setara minyak (BOE), hingga implementasi Multi Stage Fracturing pertama di sumur horizontal Kotabatak.
PHE juga mencatat pengembangan North Duri A14 melalui injeksi steamflood pertama untuk Enhanced Oil Recovery (EOR), onstream Greenfield Akasia dengan produksi awal mencapai 3.200 BOPD, hingga produksi Lapangan Padang Pancuran I dengan estimasi cadangan 1,1 juta barel minyak.
Baca Juga: Pererat Sinergi dengan Media, BULOG Gelar Diskusi Santai dan Olahraga Bersama Wartawan
Selain itu, perusahaan mengembangkan proyek EOR Chemical di Area Minas, onstream Area of Interest Sisi Nubi dengan kapasitas produksi 70 MMSCFD, serta pengembangan sumur Step Out Abab sebagai bagian dari revitalisasi brownfield.
Memasuki 2026 dan seterusnya, PHE telah menyiapkan sejumlah proyek strategis lanjutan, termasuk pengembangan Blok Lavender di Laut Natuna Timur, Greenfield OO-OX ONWJ, eksplorasi laut dalam (deepwater) di Natuna Timur, hingga proyek pengembangan lapangan migas non konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan.
Di bidang inovasi, perusahaan juga mengembangkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung operasi pengeboran, integrasi manajemen aset, serta pengembangan subsurface yang lebih efektif dan efisien.
Baca Juga: TASPEN Mulai Cairkan Gaji Ketiga Belas Pensiunan ASN pada 2 Juni 2026
Sementara itu, pengembangan proyek CCS Asri Basin menjadi salah satu fokus masa depan perusahaan dengan target potensi penyimpanan karbon mencapai 2,9 gigaton.
Artikel Terkait
Ekspansi Berlanjut, PHE Kantongi Kontrak PSC Lavender
Strategi PHE Tingkatkan Produksi Migas Lewat Kolaborasi dan Efisiensi Investasi
Awali 2026 dengan Stabilitas, Produksi Migas PHE Tercatat 956 MBOEPD
PHE Catat Cost Optimization USD635 Juta, Tantangan 2026 Kian Kompleks
PHE dan ExxonMobil Mantapkan Kerja Sama Pengembangan CCS Asri Basin di Indonesia