Kabar BUMN – PTPN IV PalmCo yang berada di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong perguruan tinggi untuk semakin serius mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas, unggul, dan adaptif agar mampu menjawab kebutuhan industri di masa mendatang.
Upaya ini salah satunya dilakukan bersama Universitas Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Dalam agenda bertema “Transformasi Sarjana ke Talenta melalui Student Journey ASRI” yang berlangsung di Pekanbaru pada Kamis (18/5), Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso hadir langsung bersama Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri Indarti dan ratusan kepala program studi."
Baca Juga: Bingung Cari Ucapan Lebaran Haji? Ini 20 Kata-Kata Iduladha 2026 yang Kekinian
"Dalam kesempatan itu, Bambang menjelaskan bahwa lingkungan kerja di BUMN, khususnya PTPN IV PalmCo, kini menghadapi perubahan besar akibat pesatnya digitalisasi, disrupsi teknologi, kompetisi global, hingga meningkatnya tuntutan terhadap keberlanjutan lingkungan.
Menurut Bambang, perubahan tersebut menuntut hadirnya talenta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan belajar cepat, karakter kuat, serta mampu menyesuaikan diri di tengah dinamika industri yang terus bergerak.
“BUMN hari ini membutuhkan talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki learning agility, kemampuan beradaptasi, serta mampu bekerja kolaboratif di tengah perubahan yang sangat cepat,” jelas Bambang yang juga alumni Fakultas Ekonomi Universitas Riau tersebut.
Baca Juga: PHE, ExxonMobil, SK Innovation dan SK Earthon Kembangkan CCS Lintas Negara
Sebagai gambaran, Bambang menjelaskan bahwa transformasi di lingkungan PTPN IV PalmCo telah membawa perubahan signifikan terhadap pola operasional perusahaan.
Berbagai teknologi digital berbasis data kini diterapkan mulai dari pengelolaan kebun, pemantauan hasil panen, transportasi, proses pengolahan di pabrik, hingga pengawasan produksi secara real-time melalui pemanfaatan geospasial, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan dashboard digital yang terintegrasi.
Bambang menilai industri perkebunan saat ini telah berkembang menjadi sektor modern berbasis teknologi presisi atau precision agriculture.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Banten Serap Ratusan Pekerja Lokal, Ekonomi Warga Ikut Bergerak
Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang menguasai teknologi dan memiliki kemampuan berpikir adaptif menjadi semakin penting.
“Transformasi industri tidak bisa dihindari. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perubahan, menguasai teknologi, dan memiliki pola pikir inovatif,” papar pria berkacamata itu.
Artikel Terkait
Gandeng Startup Jepang, PTPN IV PalmCo Uji Pemanfaatan Satelit untuk Pantau Perkebunan Sawit
PTPN IV Perkuat Akses Kesehatan Kaum Dhuafa, Salurkan Rp50 Juta untuk Rumah Singgah
PTPN IV PalmCo Tuntaskan Program Pengentasan Stunting untuk 100 Anak di Rokan Hulu
PTPN IV PalmCo Gelontorkan Rp200 Juta untuk Bantu Atasi Banjir di Siak
PTPN I Luncurkan OneMagz, Jadi Ruang Konfirmasi Resmi di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi