Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi strategis antara pengelola kawasan, regulator, tenant, institusi kesehatan, dan seluruh stakeholders dalam memperkuat sinergi pengembangan kawasan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Libur Akhir Mei Makin Seru! The Jungle Waterpark Bogor Hadirkan Promo Tiket Mulai Rp 60 Ribuan
Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk membangun ekosistem kesehatan dan wellness yang kompetitif di tingkat regional maupun global.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai kementerian dan lembaga strategis, di antaranya Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Administrator KEK Sanur dan Kura Kura Bali, serta para pelaku usaha dan institusi kesehatan yang menjadi bagian dari ekosistem The Sanur.
Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong transformasi Indonesia di sektor health & wellness tourism.
Baca Juga: Kinerja Moncer di 2025, Dahana Raup Laba Ratusan Miliar dan Perluas Pasar Global
Rizal Edwin Manansang Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK menyampaikan, "Pengembangan KEK Kesehatan memiliki peran yang sangat strategis. Sebagaimana yang telah disampaikan Bapak Presiden, hampir 2 juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahunnya, dengan potensi kehilangan devisa hingga Rp200 triliun per tahun.
"Dengan hadirnya fasilitas kesehatan bertaraf internasional di KEK Sanur, kita berharap masyarakat tidak perlu lagi pergi ke Penang, Singapura, atau negara lainnya. Cukup datang ke KEK Sanur, di sini masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan kelas dunia, tetapi juga dapat menikmati keindahan Bali. Inilah yang menjadikan KEK Sanur sebagai kawasan dengan tema Health Tourism."
Sementara itu, Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa The Sanur merupakan representasi visi besar Indonesia dalam memperkuat posisi nasional di industri health and wellness tourism global.
Baca Juga: Idul Adha 1447 H, BRI Group Distribusikan Lebih dari 5.000 Hewan Kurban
“The Sanur adalah representasi visi besar Indonesia dalam membangun masa depan layanan kesehatan dan wellness yang terintegrasi, berkelas dunia, dan berdaya saing global.
"Kami percaya bahwa kawasan ini bukan hanya menjadi destinasi, tetapi sebuah platform transformasi nasional yang mempertemukan kualitas layanan kesehatan, hospitality, inovasi, dan keberlanjutan dalam satu ekosistem terpadu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan tata kelola kawasan melalui Estate Regulation menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh ekosistem berkembang dengan standar internasional dan arah pembangunan yang selaras.
Baca Juga: Selain Candi Borobudur, Ini Tempat Perayaan Waisak di Indonesia yang Sama Sakralnya
“Penguatan tata kelola Kawasan melalui Estate Regulation, kami ingin memastikan bahwa seluruh ekosistem The Sanur tumbuh dengan standar internasional, memiliki arah pembangunan yang selaras, serta mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi masyarakat, investor, maupun mitra global.
Artikel Terkait
InJourney Hospitality Gelar “Bestie Care – Bestie Share 2026”, Tebar Kepedulian dan Tinggalkan Jejak Kebaikan di Bulan Ramadan
InJourney Hospitality Hadirkan Oakwood Sanur Bali, Perkuat KEK Sanur sebagai Destinasi Kesehatan Dunia
InJourney Hospitality Borong Penghargaan DEWI BUMN 2026, Tegaskan Peran Strategis Kepemimpinan Perempuan
InJourney Hospitality, Pilihan Tepat untuk Akomodasi Sambut Waisak 2026 di Borobudur
InJourney Hospitality Dapat Penghargaan Diamond untuk Komitmen Governance dan Compliance