rilis-bumn

Perjalanan Panjang Menjadi Masinis KAI, Joni Martinus: Tidak Mudah

Rabu, 26 Juli 2023 | 19:30 WIB
Masinis PT Kereta Api Indonesia (Persero) (DOK.PT Kereta Api Indonesia (Persero))

“Syarat untuk menjadi pekerja organik, calon pekerja harus dinyatakan lulus dalam setiap tahapannya baik Program Orientasi Kerja, BDP, maupun tes kesehatannya,” jelas Joni.

Baca Juga: Link Nonton Not Others Episode 1 - 12 End Sub Indo, Drama Komedi Seru dari Sooyoung Girls' Generation

Kemudian, tahap selanjutnya adalah mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan (diklat) dan pengujian hingga akhirnya dianggap layak sebagai masinis KAI. Calon masinis harus mengikuti diklat sebagai awak sarana perkeretaapian tingkat pertama di Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Darman Prasetyo Yogyakarta.

Setelah menjalani diklat tingkat pertama dan dinyatakan lulus, calon masinis akan mendapatkan pelatihan terkait uji teknis pengoperasian sesuai dengan jenis sarana perkeretaapian dan uji pemahaman lintas.

Lalu diikuti dengan praktik pengoperasian lokomotif atau Kereta Rel Diesel (KRD) di bengkel perbaikan dan perawatan (Depo) KAI dengan didampingi petugas sarana.

Baca Juga: Nilai Kontrak Capai Rp4,33 Triliun, Waskita Dapat Dukungan Penuh Rampungkan Proyek IKN dari Pemerintah Kaltim

Setelah itu, calon masinis akan menjalankan praktik langsir dengan sarana berpenggerak non-listrik dengan pendampingan instruktur masinis. Tahapan praktek ini dilakukan kurang lebih selama empat bulan.

Setelah menyelesaikan rangkaian diklat yang diberikan oleh KAI, tiba saatnya calon masinis menghadapi ujian sertifikasi Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Pertama yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Jika lulus, maka mereka akan ditugaskan sebagai asisten masinis, namun belum secara resmi sebagai masinis.

Baca Juga: Nilai Kontrak Capai Rp4,33 Triliun, Waskita Dapat Dukungan Penuh Rampungkan Proyek IKN dari Pemerintah Kaltim

Untuk tugas sebagai asisten masinis, mereka akan membantu masinis dalam menjalankan kereta api dan belajar bagaimana menjadi masinis yang baik. Setelah menjalani jam kerja minimal 2000 jam atau selama satu tahun, mereka harus mengikuti tahapan selanjutnya yang akan menjadikan meeka secara resmi menjadi masinis seutuhnya.

Di akhir, calon masinis akan menghadapi Uji Sertifikasi Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Muda dari DJKA yang menuntut tingkat kecakapan dan kemampuan yang lebih tinggi dalam mengemudikan kereta api. Jika lulus, maka akan diangkat secara resmi sebagai masinis.

Berdasarkan kecakapan, sertifikasi masinis terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Pertama, Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Muda, Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Madya.

Baca Juga: Perlukah Mengkonsumsi Suplemen dan Vitamin Setiap Hari?

Sertifikat kecakapan memiliki masa berlaku selama empat tahun, tergantung posisi pekerja yang dimaksud, menyesuaikan dengan jabatan yang kompetensinya diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan.

Halaman:

Tags

Terkini