Baca Juga: Investasikan Sisa Uang THR untuk Beli Emas ANTAM Edisi Khusus Ramadan dan Idulfitri 1446 H
ARAH BARAT (MERAK)
Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 283.209 kendaraan, meningkat sebesar 1,4% dari lalin normal.
ARAH SELATAN (PUNCAK)
Baca Juga: Daftar Magang di PERURI, Dapatkan Pengalaman Kerja di BUMN
Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 248.071 kendaraan, meningkat sebesar 30,8% dari lalin normal.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan pada H+4 libur Idulfitri 1446H, lalu lintas yang kembali ke Jabotabek di empat gerbang tol utama tercatat 275.685 kendaraan.
Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 96,01% dari lalu lintas normal (140.648 kendaraan).
Baca Juga: TASPEN Hadirkan Posko Mudik di Bandara Ngurah Rai, Dukung Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan Pemudik
"Pada periode H+4 libur Idulfitri 1446H, Jasa Marga mencatat lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 128.828 kendaraan meningkat 376,3% dari lalin normal (27.047 kendaraan).
"Serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 53.305 kendaraan meningkat 61,04% dari lalin normal (33.101 kendaraan)," terangnya.
Ia menambahkan, untuk kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi tercatat 43.732 kendaraan meningkat sebesar 20,1% dari lalin normal (36.414 kendaraan).
Baca Juga: Investasikan Sisa Uang THR untuk Beli Emas ANTAM Edisi Khusus Ramadan dan Idulfitri 1446 H
"(Dan) Kendaraan dari arah Barat melalui GT Cikupa tercatat 49.820 kendaraan meningkat 13,0% dari lalin normal (44.086 kendaraan)," ujar Lisye.
Lisye kembali mengingatkan pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional dari KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang s.d KM 70 Ruas Tol Jakarta-Cikampek sudah dilakukan pada 6 Maret 2025 pukul 09.40 WIB.
Ia juga kembali mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek.
Baca Juga: 7 Oleh-Oleh Khas Garut yang Wajib Dibawa ke Perantauan Usai Mudik