rilis-bumn

Proyek Sisi Nubi AOI Resmi Onstream, Bukti Kontribusi PHM untuk Ketersediaan dan Ketahanan Energi Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025 | 15:30 WIB
Proyek Sisi Nubi AOI resmi onstream, meningkatkan produksi gas PHM lewat inovasi teknologi demi ketahanan energi nasional. (Dok. PHM)

Awang juga menekankan bahwa inovasi dan teknologi merupakan pilar keberhasilan pengelolaan lapangan mature, namun ia menekankan pentingnya kualitas SDM.

“Keberhasilan strategi dan pelaksanaan proyek investasi hulu migas sangat bergantung pada kompetensi personel di lapangan. Kami terus mengembangkan kapabilitas pekerja, baik senior maupun generasi baru, agar adaptif, inovatif, dan mampu merespon tantangan industri,” jelasnya.

Baca Juga: Loker Terbaru PT GDPS, Tersedia Posisi untuk Lulusan SMA Sederajat di PT Garuda Indonesia Solo

Sementara itu, Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyampaikan bahwa PHI beserta anak usahanya berkomitmen menerapkan praktik engineering kelas dunia dalam membangun dan mengembangkan fasilitas produksi migas.

Ia menekankan bahwa proyek ini memiliki nilai lebih dari sekadar pembangunan fasilitas lepas pantai.

“Proyek Sisi Nubi AOI bukan hanya tentang pembangunan fasilitas offshore, namun juga tentang semangat untuk terus maju di tengah tantangan operasional dan bisnis yang semakin tinggi."

Baca Juga: Singapura Menyala di Malam Tahun Baru: Rekomendasi Spot Terbaik untuk Sambut 2026

"Dengan kapasitas desain rata-rata 20-25 MMSCFD per platform, proyek Sisi Nubi AOI dapat meningkatkan produksi gas dan kondensat PHM yang akan berkontribusi kepada ketersediaan dan ketahanan energi nasional,” ujar Sunaryanto.

Serangkaian pencapaian besar mewarnai perjalanan proyek Sisi Nubi AOI. Perjalanan dimulai dari seremoni pemotongan besi pertama di fasilitas PT Meindo Elang Indah, Tanjung Pinang, pada 15 Januari 2024.

Selanjutnya, pada November–Desember 2024 dilakukan sail away enam jacket, dilanjutkan instalasi jacket di laut pada Desember 2024–Januari 2025. Pada Januari–Februari 2025 dilakukan pemasangan pipeline, riser, dan subsea spool.

Baca Juga: Jelang Nataru, Elnusa Fabrikasi Konstruksi Pastikan Produksi Penguliran Pipa dan Infrastruktur Migas Berjalan Optimal

Kegiatan berikutnya adalah sail away topside WPS4 dan WPS5 pada 28 April 2025, disusul WPN7 dan WPN8 pada 6 Mei 2025, kemudian WPN5 dan WPN6 pada 16 Mei 2025. Seluruh instalasi topside berlangsung aman sepanjang Mei–Juni 2025.

Setelah itu dilakukan pengeboran sumur SS-401 dan SS-406 di Platform WPS4 sejak 13 Agustus hingga 5 November 2025.

Tahap well connection, well intervention, hingga start-up dua sumur tersebut dilaksanakan sejak 5 November hingga 4 Desember 2025.

Baca Juga: Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera Gratis Lewat Pos Indonesia, Berlaku di Gerai Berikut Sampai 8 Desember 2025

Halaman:

Tags

Terkini