Kabar BUMN - Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diperkuat melalui berbagai inisiatif berkelanjutan.
Salah satunya diwujudkan lewat Program Pertapreneur Aggregator (PAG) yang mendorong UMKM binaan Pertamina untuk berkolaborasi aktif dengan komunitas masyarakat.
Salah satu praktik baik yang kini menjadi sorotan adalah kerja sama antara UMKM binaan Pertamina, PT Agrominafiber Java Indonesia, dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen.
Baca Juga: PT Jasamarga Transjawa Tol Bergerak Cepat Bantu Warga Bekasi Hadapi Dampak Banjir
Kolaborasi ini berfokus pada pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan produktif berbasis ekonomi hijau.
Direktur PT Agrominafiber Java Indonesia,
Novita, menjelaskan bahwa program tersebut menitikberatkan pada pengolahan limbah pelepah pisang menjadi serat alami yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus ramah lingkungan.
Baca Juga: Etika Mengajak Anak Kecil Menonton Film di Bioskop Agar Ia Senang dan Sekitar Tak Terganggu
“Serat pelepah pisang punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku industri kerajinan dan material berkelanjutan yang diminati pasar ekspor.
"Kami ingin warga binaan lembaga pemasyarakatan terlibat langsung dalam rantai produksi yang nyata dan bernilai,” jelas Novita.
Sebagai bentuk keseriusan, Agrominafiber telah menyalurkan sekitar satu ton bahan baku ke Rutan Kebumen hanya dalam waktu satu minggu setelah pelatihan perdana.
Baca Juga: One by IFG Catatkan 500 Ribu Unduhan Hingga Akhir Tahun 2025
Ke depan, sekitar 30 persen dari total kebutuhan bahan baku Agrominafiber yang mencapai 15 ton direncanakan berasal dari hasil produksi warga binaan.
Perkembangan kolaborasi ini juga mendapat perhatian langsung dari Asesor Pertapreneur Aggregator Pertamina yang melakukan kunjungan ke Rutan Kebumen pada Senin (26/1) lalu.