rilis-bumn

Dari Krisis ke Presisi: Strategi PHR Menjaga Energi dan Produksi di Blok Rokan

Rabu, 4 Februari 2026 | 12:00 WIB
Strategi PT Pertamina Hulu Rokan menjaga produksi Blok Rokan saat defisit energi melalui sistem load shedding, IMT, dan kolaborasi insinyur. (Dok. Pertamina)

"Di sinilah peran PRIME menyusun strategi ramp-up. Mereka melakukan kalkulasi perkiraan produksi berdasarkan ketersediaan gas yang ada. Ini seperti mengatur lalu lintas udara yang sangat padat dengan bahan bakar terbatas," jelas Desy.

Seluruh proses ini melibatkan penyesuaian frekuensi listrik dan beban pompa di wilayah operasi seluas 6.200 kilometer persegi, sebuah orkestrasi teknis yang sangat kompleks.

Baca Juga: Tak Setinggi Gunung Lain di Magelang, Mendaki dan Turun Gunung Giyanti Bisa Dilakukan Setengah Hari Saja

Keputusan Sulit di Bawah Tekanan

Melalui perhitungan teknik yang cermat, PHR mengambil langkah strategis dengan menghentikan sementara pasokan listrik ke fasilitas pendukung dan sumur marginal yang berproduksi rendah. Energi yang tersedia dialihkan untuk menjaga operasional sumur-sumur prioritas.

Hasilnya tercermin dari data IMT yang menunjukkan ketahanan sistem luar biasa. Di tengah defisit daya setara satu kota kecil, lebih dari 7.000 sumur prioritas tetap beroperasi tanpa gangguan.

"Kami kehilangan sebagian potensi produksi, itu fakta yang tak terelakkan. Tapi strategi ini berhasil mencegah kerugian yang jauh lebih masif. Kami menyelamatkan aset vital negara dari kerusakan permanen," tambah Desy.

Baca Juga: Kolaborasi InJourney Group Perkuat Kapasitas Pedagang Pantai di Kawasan The Nusa Dua

Resiliensi Senyap di Balik Angka Produksi

Incident Commander IMT, Endah Rumbiyanti, menilai peristiwa ini sebagai bukti bahwa ketahanan energi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

"Kemampuan para insinyur PHR dalam melakukan manuver beban (load shedding) berbasis data, dan bergelut dengan dinamika kondisi pasokan gas serta memastikan tetap memberikan lifting membuktikan bahwa Rokan dikelola oleh tangan-tangan yang paham betul apa yang mereka pertaruhkan," ujar Rumbi.

Baca Juga: PT Agrinas Jaladri Nusantara Cari Talenta General Affairs untuk Penempatan Jakarta Selatan

Bagi publik, grafik produksi mungkin sekadar deretan angka. Namun bagi tim di Wilayah Kerja Rokan, 7.265 sumur yang tetap hidup adalah simbol keberhasilan strategi dan dedikasi.

Sebuah upaya senyap demi memastikan kontribusi Rokan terhadap APBN dan Merah Putih tetap terjaga.

Kini, seiring membaiknya suplai gas, strategi defensif tersebut beralih menjadi agresif. PHR tengah melakukan ramp-up cepat sebagai bukti bahwa perusahaan ini tidak hanya mampu bertahan saat krisis, tetapi juga sigap bangkit kembali. ***

Halaman:

Tags

Terkini