Baca Juga: Perkuat Keandalan Operasional, Pertagas Menyelesaikan Restaging Kompresor Cilamaya
Integrasi Inovasi untuk Ketahanan Energi
Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti integrasi inovasi teknologi, disiplin manajemen proyek, efisiensi biaya, dan kolaborasi lintas fungsi dalam menjaga keberlanjutan produksi nasional.
“Penghargaan ini merupakan refleksi komitmen kami dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Masjid Tertua di Jakarta, Umurnya Sudah Lebih dari 250 Tahun
"Dari peningkatan recovery factor melalui CEOR, percepatan pemboran untuk menjaga level produksi, hingga efisiensi ASR dan percepatan onstream lapangan baru, semuanya terintegrasi dalam satu tujuan: memastikan energi tetap tersedia untuk Indonesia,” ujar Muhamad Arifin.
Ia menambahkan, PHR akan terus memperkuat eksekusi proyek berbasis inovasi dan tata kelola yang baik guna mendukung target produksi nasional serta keberlanjutan operasi jangka panjang di Wilayah Kerja Rokan dan area sekitarnya.
Dengan capaian ini, PHR menegaskan perannya sebagai salah satu tulang punggung produksi migas nasional—tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada efisiensi, keberlanjutan, dan tata kelola yang bertanggung jawab.***