"Saya sangat senang dan menyampaikan apresiasi kepada Jasa Marga. Saya melihat kesiapan Jasa Marga dan seluruh stakeholder sungguh sangat luar biasa. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dari sumber daya yang dimiliki Jasa Marga dan seluruh stakeholder yang ada dalam operasi angkutan lebaran 2026," kata Aan.
Senada dengan Agus, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menilai bahwa jalan tol memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung mobilitas nasional selama periode lebaran.
Keberadaannya tidak sekadar sebagai sarana transportasi melainkan menjadi bagian dari pelayanan publik kepada masyarakat.
Baca Juga: Siapkan Saldo E-Toll! Ini Estimasi Tarif Tol Jakarta-Yogyakarta Mudik 2026
“Kami mengapresiasi berbagai langkah yang disiapkan Jasa Marga Group salah satunya apel siaga ini. Kemudian kami juga ingin menekankan pentingnya pemanfaatan sistem pemantauan layanan pengaduan masyarakat, seperti aplikasi travoy yang dimiliki Jasa Marga.
"Mari kita bersama-sama memastikan bahwa perjalanan masyarakat selama Hari Raya Idulfitri ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, selamat, dan nyaman," ucap Wilan.
Pada kesempatan yang sama, Jasa Marga juga meluncurkan layanan Call Center 133 sebagai pusat layanan informasi dan pengaduan bagi pengguna jalan tol yang dapat diakses selama 24 jam.
Baca Juga: Bali Bird Park Beri Diskon 45% untuk Turis Lokal, Promo Terbatas! Simak Ketentuannya!
Nomor ini menggantikan yang sebelumnya yaitu 14080, kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi lalu lintas maupun bantuan selama perjalanan.
"Melalui Call Center 133, Jasa Marga berharap komunikasi dengan pengguna jalan menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif," tambah Rivan.
Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Lebaran, Jasa Marga menyiagakan berbagai armada layanan operasional jalan tol, antara lain 176 unit kendaraan derek, 124 unit Mobile Customer Service (MCS), 55 unit ambulans, serta 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR).
Baca Juga: PNM Dampingi Perempuan Penggerak Roda Ekonomi, dari Skala UMKM hingga Nasional
Selain itu, kesiapan mobile crane juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian khusus yang membutuhkan penanganan cepat di jalan tol.
Untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga turut menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas.
Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat melalui penyediaan sekitar 18 ribu rubbercone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung penerapan manajemen lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Baca Juga: Ruang Tunggu KA Feeder Whoosh Bandung Kini di Area Baru, Lebih Nyaman dan Modern
Selain kesiapan armada dan personel, Jasa Marga juga meningkatkan layanan bagi pengguna jalan dengan menyiapkan 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area.
Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga juga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran.
Acara apel terpadu kemudian ditutup dengan parade kendaraan operasional yang menampilkan berbagai armada layanan jalan tol, mulai dari kendaraan patroli jalan raya, derek, ambulans, hingga kendaraan layanan operasional lainnya yang akan bertugas selama periode Lebaran.
Baca Juga: Gunakan KM Sinabung, PELNI Pulangkan Satwa Endemik Papua yang Gagal Diselundupkan
Melalui kesiapan personel, armada layanan operasional yang andal, dukungan inovasi layanan berbasis teknologi, serta kolaborasi intensif bersama para pemangku kepentingan, Jasa Marga berkomitmen menghadirkan pelayanan prima(service excellence) sehingga perjalanan selama mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol.
Dengan semangat melayani sepenuh hati, Jasa Marga terus berupaya menghadirkan perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan tol terutama saat momentum melonjaknya pergerakan masyarakat selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.***