Selain itu, seluruh pemangku kepentingan diminta menjalankan kebijakan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama lintas kementerian dan lembaga untuk menjamin kelancaran Angkutan Lebaran.
Sebagai operator utama layanan penyeberangan, ASDP menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan delaying system pada beberapa titik bufferzone seperti Rest Area KM43 dan KM68 serta Bufferzone JLS di Merak.
Sementara di wilayah Bakauheni, sistem serupa diterapkan di Rest Area KM87B, KM67B, KM49B, KM33B, KM20B, Terminal Gayam, serta RM Gunung Jati untuk mengatur arus kendaraan sebelum memasuki pelabuhan.
Kesiapan layanan penyeberangan juga diperkuat dengan pengamanan terpadu yang melibatkan total 1.185 personel di wilayah Merak dan 741 personel di Bakauheni. Personel tersebut disiagakan di berbagai titik mulai dari jalur utama, bufferzone, hingga area pelabuhan.
Baca Juga: Desa Troso, Jepara, Sentra Tenun Warisan Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu
Selain aspek pengamanan, ASDP juga meningkatkan kenyamanan fasilitas pelabuhan dengan menghadirkan tenant makanan dan minuman, minimarket, pusat oleh-oleh, serta ruang bermain anak.
Fasilitas ruang tunggu bagi penumpang juga terus ditingkatkan demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman. Ruang tunggu reguler dan eksekutif kini dilengkapi pendingin ruangan, mushola, kursi pijat, hingga mesin penjual minuman otomatis.
Berbagai fasilitas tersebut dihadirkan agar pemudik dapat beristirahat dengan lebih nyaman sebelum melanjutkan perjalanan penyeberangan.
Baca Juga: Ramadan dan Idulfitri 2026, BRI siapkan uang tunai Rp25 T dan Optimalkan Jaringan E-Channel
Fasilitas Ramah Anak di Pelabuhan
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi memberikan apresiasi terhadap penyediaan fasilitas ramah anak di area pelabuhan.
Kehadiran ruang bermain dinilai mampu memberikan suasana yang lebih menyenangkan bagi keluarga yang melakukan perjalanan mudik. Selain itu, fasilitas tersebut juga mendorong terciptanya interaksi yang lebih hangat antara orang tua dan anak selama perjalanan.
Baca Juga: Elnusa Perkuat Strategi Bisnis Adaptif untuk Menangkap Peluang Pertumbuhan Industri Energi
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa, ASDP juga mengoptimalkan layanan tiket digital melalui sistem Ferizy. Melalui sistem ini, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih praktis dan terjadwal.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, melalui platform ini, tiket penyeberangan dapat dipesan hingga H-60 sebelum keberangkatan, dengan e-ticket yang dikirim langsung melalui WhatsApp maupun e-mail, serta didukung beragam metode pembayaran digital yang semakin mempermudah transaksi bagi masyarakat.