Kabar BUMN – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sekitar 3,53 juta kendaraan akan melintas keluar wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama selama periode mudik Idulfitri 1447H/2026.
Jumlah tersebut diperkirakan terjadi pada periode H-10 hingga H+10 Lebaran atau selama 21 hari, melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa.
Angka ini meningkat 1,8 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan volume kendaraan mencapai sekitar 259 ribu unit, atau naik 0,5 persen dibanding puncak arus mudik tahun 2025.
Baca Juga: 3 Tempat Makan Legendaris di Jaksel yang Cocok untuk Buka Puasa
Sementara itu, arus kendaraan yang kembali menuju Jabotabek melalui gerbang tol yang sama diperkirakan mencapai 3,39 juta kendaraan, meningkat 2,6 persen dibandingkan 2025.
Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 (H+3) dengan volume kendaraan sekitar 285 ribu unit, atau naik 4,7 persen dibanding puncak arus balik 2025.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa proyeksi lalu lintas selama periode Lebaran tersebut disusun berdasarkan analisis data historis serta pemantauan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).
Baca Juga: Magang Graphic Design Intern di BUMN PFN, Peluang Mahasiswa DKV Kembangkan Portofolio Kreatif
Pusat kendali tersebut telah dilengkapi teknologi pemantauan visual serta didukung pemanfaatan machine learning dan artificial intelligence (AI) untuk membaca pola pergerakan lalu lintas dari waktu ke waktu.
Analisis tersebut menjadi dasar bagi Jasa Marga dalam menerapkan rekayasa lalu lintas secara lebih responsif dan efektif.
“Untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan sejumlah strategi operasional layanan Lebaran 2026 yang mencakup pengoperasian jalur fungsional, penguatan armada layanan operasional, optimalisasi teknologi pemantauan lalu lintas, peningkatan kesiapan infrastruktur jalan tol, hingga peningkatan layanan di rest area," ujar Rivan.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Pastikan Pelabuhan Merak Siap Layani Lonjakan Pemudik
Dari sisi teknologi layanan, Jasa Marga juga terus mendorong pemanfaatan aplikasi Travoy oleh pengguna jalan.