Kabar BUMN – Setiap musim Angkutan Lebaran selalu diikuti lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai moda transportasi, termasuk layanan penyeberangan.
Menyambut momentum ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan operasional di seluruh wilayah, khususnya di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, yang menjadi salah satu simpul penting transportasi di Kepulauan Riau.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: Tips Bijak Hindari Utang Saat Lebaran, Rayakan Hari Raya Tanpa Beban Finansial
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menekankan pentingnya kesiapan operasional saat periode mudik.
“Angkutan Lebaran merupakan periode dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Karena itu, kesiapan operasional menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus penyeberangan."
"ASDP memastikan armada kapal, fasilitas pelabuhan, hingga sistem digital berjalan optimal untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Heru.
Baca Juga: Diskon 30 Persen PELNI Masih Berlaku, Segera Amankan Tiket Mudik Lebaran 2026
Prediksi tahun ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Telaga Punggur akan melayani sekitar 64.483 penumpang dan 18.210 kendaraan, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan ini tidak lepas dari posisi strategis pelabuhan yang melayani rute-rute vital di Kepulauan Riau dan Sumatera, seperti Tanjung Uban – Mengkapan serta Telaga Punggur – Kuala Tungkal, yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.
Untuk rute Tanjung Uban – Mengkapan, ASDP Cabang Batam mengoperasikan KMP Lome dan KMP Wira Loewisa.
Baca Juga: PT GDPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, Penempatan Area Denpasar, Bali
KMP Lome mampu menampung hingga 220 penumpang dan 19 kendaraan campuran, sedangkan KMP Wira Loewisa menampung 400 penumpang dan 40 kendaraan campuran. Kedua kapal ini memiliki estimasi waktu pelayaran sekitar 19 jam.
Sementara itu, rute Telaga Punggur – Kuala Tungkal dilayani oleh KMP Sembilang dan KMP Satria Pratama, masing-masing berkapasitas 180 penumpang dan 19 kendaraan campuran dengan estimasi waktu tempuh sekitar 17 jam.
Selain armada, ASDP juga memperkuat fasilitas di pelabuhan agar penumpang merasa nyaman. Berbagai fasilitas telah disediakan, termasuk bufferzone, tollgate, vending machine tiket, klinik kesehatan, layanan pelanggan, ruang tunggu nyaman, hingga fasilitas ibadah.