rilis-bumn

ASDP Gerak Cepat Atasi Lonjakan Kendaraan di Ketapang, Antrean Mulai Terurai

Jumat, 3 April 2026 | 16:30 WIB
ASDP terapkan strategi terpadu dan kolaborasi lintas sektor untuk atasi lonjakan kendaraan di Pelabuhan Ketapang. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat merespons lonjakan arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang setelah berakhirnya kebijakan pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas.

Peningkatan signifikan, terutama dari truk logistik, ditangani melalui langkah taktis yang melibatkan kolaborasi lintas sektor.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa perusahaan mengedepankan penanganan terintegrasi guna menjaga kelancaran penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk.

Baca Juga: Kesempatan Magang Legal di Telkom Infrastruktur Indonesia, Cocok untuk Mahasiswa Hukum

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jasa. Saat ini, ASDP bersama seluruh stakeholder terus memperkuat penanganan agar antrean dapat segera terurai dan layanan kembali normal,” ujarnya.

Dari sisi operasional pelabuhan, percepatan dilakukan melalui pengaturan pola muatan yang lebih terstruktur.

Dermaga 1, 2, dan 3 difokuskan untuk kendaraan penumpang seperti roda dua, roda empat, dan bus.

Baca Juga: 4 Gua Maria Paling Terkenal di Dunia, Diziarahi Jutaan Umat Katolik Sedunia

Sementara itu, Dermaga 4 dan LCM dioptimalkan untuk melayani kendaraan logistik.

Skema ini dinilai efektif dalam mengurangi mixing conflict sehingga proses bongkar muat menjadi lebih homogen, cepat, dan efisien.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan bahwa optimalisasi juga dilakukan dengan memperkuat ritme layanan kapal serta kesiapan fasilitas pendukung.

Baca Juga: Hasil Percepatan WIKA, Proyek Pembangunan Bendungan Jenelata Telah Lebih dari 25 Persen

“Kami memastikan seluruh dermaga dan armada beroperasi maksimal dengan pola layanan yang lebih terarah.

"Fokus kami adalah mempercepat turn around time kapal agar antrean kendaraan dapat segera berkurang,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini