Kabar BUMN - PT Bio Farma (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan bisnis berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal ini tercermin dari raihan penghargaan PROPER Emas untuk ke-10 kalinya dalam Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup untuk Tahun Kinerja 2025.
Pada momen yang sama, Bio Farma juga meraih penghargaan Green Leadership untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Hingga Februari 2026, BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasional bisnis.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma, Jeffri Susanto.
Dalam keterangannya, Hanif menyebut PROPER ke depan akan terus dikembangkan. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai penilaian kinerja perusahaan, tetapi juga diperkuat sebagai instrumen pengawasan dan penegakan hukum lingkungan.
Baca Juga: Elnusa Bidik Peluang Proyek Global di OTC Asia 2026, Perluas Jaringan Internasional
“Tahun ini pelaksanaan PROPER dilaksanakan secara berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pada tahun 2026 ini, PROPER mulai bertransformasi tidak hanya berfokus pada pemberian predikat atau pemeringkatan kinerja saja, namun juga memiliki fungsi sebagai pengawasan dan penegakan hukum.
"Lebih lanjut lagi, PROPER nantinya tidak akan dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup saja, tetapi juga dibantu pengawasannya oleh pemerintah di tingkat daerah,” kata Hanif.
Pada kesempatan tersebut, Hanif juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: 4 Tempat Makan yang Lokasinya di Gang Kecil di Surabaya
Ia secara khusus menekankan pentingnya kontribusi perusahaan-perusahaan peraih PROPER Emas yang dinilai mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma, Jeffri Susanto, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam proses bisnis, sekaligus memperkuat peran Bio Farma sebagai BUMN yang hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat.