rilis-bumn

Pengembangan MNK Digenjot PHR, Jadi Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 9 April 2026 | 10:00 WIB
Sumur Gulamo DET-1 menjadi sumur MNK pertama di Indonesia yang berhasil membuktikan adanya aliran hidrokarbon ke permukaan.

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) sebagai langkah strategis menjaga produksi energi.

Upaya ini dinilai penting di tengah kondisi lapangan migas konvensional yang semakin menua (mature fields) dan mengalami penurunan produksi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam ajang Offshore Technology Conference (OCT) Asia 2026 di Kuala Lumpur.

Baca Juga: Perum Jasa Tirta I Open Rekrutmen untuk Lulusan S1 Berbagai Jurusan, Simak Posisi serta Persyaratannya

Direktur Utama PHR, Muhamad Arifin, menegaskan bahwa pengembangan MNK menjadi salah satu solusi kunci untuk menjawab tantangan penurunan produksi dari lapangan konvensional.

“Dengan kondisi produksi lapangan tua yang terus menurun, pengembangan migas non-konvensional bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis. MNK berpotensi menjadi game changer dalam memperkuat portofolio energi masa depan Pertamina sekaligus menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya.

PHR melihat potensi besar pada sub-cekungan North Aman dengan estimasi sumber daya mencapai 11,3 miliar barel minyak di tempat (BBO).

Baca Juga: Pendaftaran BSI Scholarship Unggulan 2026 Resmi Dibuka, Peluang Kuliah Gratis dengan Uang Saku

Potensi ini menjadi peluang baru yang sebelumnya belum tergarap secara optimal di Indonesia.

Sejumlah progres juga telah dicapai di Wilayah Kerja Rokan. Melalui pengeboran dan uji alir, PHR berhasil membuktikan adanya hidrokarbon di area tersebut.

Tahap selanjutnya akan difokuskan pada pengeboran horizontal dan teknologi multi-stage fracturing.

Baca Juga: ID FOOD Resmi Kirim Bunga Pala ke India, Perluas Jejak Rempah Nusantara

Pengembangan ini diharapkan dapat membuka potensi lebih luas di beberapa area lain seperti South Aman, Rangau, dan Balam.

Meski begitu, tantangan pengembangan MNK tidak hanya pada aspek teknis bawah permukaan, tetapi juga faktor operasional di atas permukaan.

Halaman:

Tags

Terkini