Kabar BUMN — Perum BULOG memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Salah satunya melalui penyerapan hasil Panen Raya Jagung Kuartal II yang dilaksanakan di Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut menjadi bagian dari rangkaian Panen Raya Jagung Kuartal II, Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan, serta Launching Operasional 166 SPPG Polri.
Baca Juga: Mulai 18 Mei 2026, Jasa Tirta I Lakukan Flushing Wlingi dan Lodoyo, Warga Diminta Waspada
Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia bersama pemerintah daerah setempat.
BULOG hadir sebagai offtaker strategis dalam ekosistem jagung nasional, khususnya melalui penyerapan jagung pipil kering hasil panen petani.
Melalui sinergi dengan Polri, petani jagung mendapatkan pendampingan agar hasil panennya dapat terserap dengan harga yang layak, yaitu Rp6.400 per kilogram di gudang BULOG.
Baca Juga: Tidak Naik! Cek Tarif Listrik PLN 18–24 Mei 2026 dan Estimasi Token Rp50 Ribu
Langkah ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen, sekaligus memastikan hasil produksi petani dapat masuk ke dalam rantai pasok pangan nasional secara lebih terstruktur.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya pada komoditas jagung.
Kedekatannya saya dengan dunia pertanian, baik saat memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia maupun ketika masih aktif di TNI dan kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat desa petani.
Baca Juga: Loker BUMN KAI Properti 2026: Rekrutmen Petugas Penjaga Pintu Perlintasan Dibuka untuk Lulusan SMA
"Banyak kenangan dalam berbagai kegiatan di pedesaan, saya kerap menerima makanan dari hasil pertanian masyarakat, seperti singkong dan jagung.
"Hal tersebut, semakin menegaskan pentingnya petani sebagai pilar utama dalam membangun kedaulatan pangan nasional," ujar Presiden RI Prabowo Subianto.