Kabar BUMN - PTPN IV PalmCo memberikan dukungan terhadap kegiatan eksplorasi sumur minyak baru di kawasan operasional perusahaan di Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui sinergi antara PTPN IV PalmCo dengan perusahaan minyak swasta nasional APG Westkampar Indonesia (APGWI) untuk pengembangan eksplorasi migas di Kebun Sei Siasam, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Region Head PTPN IV Regional III Riau Bambang Budi Santoso mengatakan pihaknya mendukung kegiatan eksplorasi migas sepanjang berjalan sesuai tata kelola perusahaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga: Bio CBG dari Limbah Sawit Jadi Fokus Kajian BRIN di Riau
“Pada prinsipnya kami siap memfasilitasi dan mendukung langkah-langkah yang sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional,” kata Bambang saat menerima kunjungan jajaran manajemen APGWI yang dipimpin Direktur APGWI Adi Prasetyana.
Menurut dia, sinergi lintas sektor tersebut diharapkan dapat berjalan optimal dengan tetap mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG).
“Sepanjang seluruh aspek tata kelola dipenuhi dan sesuai regulasi, kami siap memberikan dukungan yang diperlukan,” ujarnya.
Baca Juga: Edukasi Energi Bersih, Pertamina Gandeng ASRI Energi untuk Pelajar
Sementara itu, Direktur APGWI Adi Prasetyana mengapresiasi komitmen dan keterbukaan PTPN IV PalmCo dalam mendukung pengembangan sektor energi nasional.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini perusahaan akan melaksanakan eksplorasi sumur baru di wilayah Afdeling II Kebun Sei Siasam guna memperkuat produksi migas dari sejumlah sumur existing yang telah lebih dahulu beroperasi di kawasan tersebut.
“Kami mendapat mandat untuk lebih agresif meningkatkan produksi dan lifting migas. Karena itu, kolaborasi dan dukungan dari PTPN IV PalmCo menjadi sangat penting dalam memperkuat ketersediaan energi nasional,” ujar Adi.
Baca Juga: 4 Tempat Makan Legendaris di Kediri, Selain Telah Berusia Puluhan Tahun, Ada yang Menunya Unik
Saat ini, lanjut dia, APGWI mencatat lifting sekitar 1.200 barel minyak per hari dan telah beroperasi selama tiga tahun dengan tetap mengedepankan aspek kepatuhan regulasi serta keberlanjutan lingkungan.
“Alhamdulillah selama tiga tahun beroperasi kami tetap patuh terhadap regulasi, serta tidak terdapat pencemaran maupun konflik sosial dalam operasional yang dijalankan,” katanya.