Kabar BUMN - Dalam negara kepulauan seperti Indonesia, konektivitas memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar sarana mobilitas masyarakat.
Akses yang terhubung antarwilayah menjadi faktor penting dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok, layanan kesehatan, pendidikan, hingga peluang ekonomi yang lebih luas.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat konektivitas nasional sebagai penghubung antarwilayah sekaligus penjaga pertumbuhan bangsa dari pulau ke pulau.
Baca Juga: ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika
Pada momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, ASDP memandang peringatan tersebut sebagai pengingat penting bahwa kemajuan Indonesia lahir dari kemampuan seluruh elemen bangsa untuk tetap terhubung, tumbuh bersama, dan memperoleh kesempatan pembangunan yang merata.
Direktur Utama Heru Widodo menekankan bahwa peran ASDP kini berkembang dan tidak lagi hanya berfungsi sebagai operator transportasi penyeberangan.
Menurutnya, perusahaan turut mengambil peran sebagai penggerak mobilitas nasional yang memastikan masyarakat tetap memiliki akses menuju masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Ada Wahana Baru di Danau! “Arung Apung” Kini Hadir di Taman Bunga Nusantara
“Kami tidak hanya menghubungkan pelabuhan dengan pelabuhan, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan harapan, kesempatan, dan pertumbuhan ekonomi."
"Ketika konektivitas terjaga, distribusi logistik berjalan lancar, dan masyarakat dapat bepergian dengan aman, maka di situlah ASDP turut menjaga kedaulatan bangsa,” ujar Heru.
Komitmen tersebut juga dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Lewat Pospay, Ibadah Kurban Bisa Dilakukan Kapan Saja
Program pembangunan tersebut menempatkan pengembangan sumber daya manusia, pemerataan ekonomi, sektor pendidikan, hingga ketahanan nasional sebagai fondasi menuju Indonesia yang lebih maju.
Saat ini, ASDP tercatat mengoperasikan sebanyak 222 armada kapal yang melayani 320 lintasan penyeberangan di berbagai wilayah Indonesia.
Operasional tersebut turut diperkuat dengan keberadaan 27 cabang dan 37 pelabuhan strategis yang menjadi bagian penting dalam menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi logistik nasional.