rilis-bumn

Telkom Raih Awal Tahun 2026 yang Solid Berkat Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:30 WIB
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini.

Baca Juga: Rekomendasi Resep Daging Kambing Kurban Tanpa Santan, Tetap Lezat dan Lebih Sehat

Strategi ekspansi berkelanjutan tersebut berhasil mendorong pertumbuhan bisnis FTTT yang cukup baik sekaligus memperkuat kapabilitas Mitratel sebagai Next-Gen Tower Company yang terintegrasi.

Pada bisnis data center, pendapatan diperoleh dari fasilitas data center dan colocation data center yang dimiliki oleh NeutraDC Group, serta fasilitas edge data center NeuCentrIX yang saat ini masih berada di bawah kendali operasional Telkom.

Data center menjadi salah satu platform digital dengan permintaan yang terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas pelaku industri digital.

Baca Juga: PELNI Perkuat Regenerasi Pelaut Nasional Lewat Rekrutmen Terbuka dan Campus Hiring di Sekolah Pelayaran

Melihat potensi tersebut, inisiatif konsolidasi akan menjadi langkah strategis untuk menjadikan NeutraDC pengelola keseluruhan aset data center secara lebih fokus.

Pendekatan ini akan mampu membuka peluang perluasan layanan, monetisasi aset, serta pertumbuhan bisnis melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Pada unit Wholesale & International Service, pendapatan tercatat Rp2,8 triliun, dengan pertumbuhan layanan interkoneksi 18,9% QoQ berkat meningkatnya aktivitas international wholesale voice business.

Baca Juga: PDC Borong Tiga Penghargaan di TOP CSR Awards 2026

Selanjutnya, pada segmen B2B ICT, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,1 triliun.

Di tengah proses restrukturisasi yang sedang berlangsung pada segmen ini, aktivitas bisnis cenderung melandai seiring pendekatan yang lebih disiplin dan selektif dalam penjajakan kerja sama baru.

Meskipun berdampak pada perlambatan jangka pendek, langkah restrukturisasi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan untuk mendorong margin yang lebih sehat, menghilangkan tumpang tindih penawaran produk, serta memperkuat posisi kompetitif di pasar dalam jangka panjang.

Baca Juga: PT Mitra Utama Madani Buka Lowongan Kerja Staf Keuangan, Penempatan Jakarta Selatan

Eksekusi Transformasi Berjalan Sesuai Rencana dan Prioritas Strategis

Pencapaian positif segmen B2C dan B2B Infrastructure Telkom pada periode ini tidak lepas dari keberhasilan transformasi dan percepatan eksekusi strategi TLKM 30.

Realisasi belanja modal mencapai Rp4,9 triliun atau 13,2% dari pendapatan. Sebanyak 99% dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur di segmen inti B2C, B2B Infrastructure, dan International, serta sisanya untuk pengembangan platform digital secara disiplin.

Halaman:

Tags

Terkini