BRP Tarlac 601 Bersandar di Surabaya, PT PAL Indonesia Resmi Tangani Proyek MRO Kapal Perang Filipina Pertama

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 18 April 2025 | 19:00 WIB
Kapal perang milik Angkatan Laut Filipina, BRP Tarlac 601 bersandar di Dermaga Semenanjung Barat, markas Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia. (pal.co.id)
Kapal perang milik Angkatan Laut Filipina, BRP Tarlac 601 bersandar di Dermaga Semenanjung Barat, markas Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia. (pal.co.id)

Seluruh proses ditargetkan rampung dalam empat bulan.

Baca Juga: Dukung Tradisi Pulang Kampung, PT PAL Berangkatkan 60 Pemudik Secara Gratis

Simbol Kerja Sama Strategis Indonesia-Filipina

Kolaborasi ini tak hanya menjadi proyek teknis semata, tetapi juga simbol penguatan hubungan bilateral di bidang pertahanan maritim.

Kapal BRP Tarlac 601 merupakan salah satu produk ekspor unggulan karya anak bangsa dan telah menjadi andalan Angkatan Laut Filipina sejak 2016.

Baca Juga: PT PAL dan PELNI Bersinergi, Pastikan Armada Siap Berlayar untuk Mudik Lebaran

“Sebagai industri pertahanan maritim, kami berkomitmen untuk berpegang teguh pada kualitas dan profesionalisme.

"Dan PT PAL bangga dapat mengambil peran penting dalam memastikan kesiapan dan keandalan dari BRP Tarlac 601.

"Kapal ini tidak hanya sebagai wajah kekuatan Angkatan Laut Filipina tapi juga hasil dari kolaborasi teknis dan diplomasi pertahanan yang solid antara kedua negara kita.

Baca Juga: Membangun Budaya Kerja Seimbang di PT PAL Indonesia Melalui Leader Talk

"Kami percaya kolaborasi ini akan terus tumbuh dan memperkuat solidaritas maritim Asia Tenggara.

"Kami sangat berharap, proyek ini berjalan lancar dan menjadi langkah positif menuju kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan,” lanjut Diana Rosa.

Peluang Pembelajaran untuk Angkatan Laut Filipina

Baca Juga: PT PAL Indonesia Gelar Pemeriksaan Kesehatan Anak dan Bantuan Gizi di Hari Gizi Nasional

Komandan BRP Tarlac 601, Capt. Fredie C Parpan, turut menyampaikan rasa syukur atas kedatangan mereka yang selamat setelah menempuh pelayaran selama delapan hari dari Filipina ke Surabaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini