BRP Tarlac 601 Bersandar di Surabaya, PT PAL Indonesia Resmi Tangani Proyek MRO Kapal Perang Filipina Pertama

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 18 April 2025 | 19:00 WIB
Kapal perang milik Angkatan Laut Filipina, BRP Tarlac 601 bersandar di Dermaga Semenanjung Barat, markas Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia. (pal.co.id)
Kapal perang milik Angkatan Laut Filipina, BRP Tarlac 601 bersandar di Dermaga Semenanjung Barat, markas Divisi Pemeliharaan dan Perbaikan PT PAL Indonesia. (pal.co.id)

“Kami tiba dengan selamat di galangan kapal PT PAL, ini adalah bukti dari dua hal, keahlian luar biasa dari kapal ini, yang dibangun oleh tangan-tangan Indonesia, dan dedikasi para awak kami yang terus menavigasikannya.

"Kapal ini mungkin sudah waktunya untuk dry docking, tetapi ia berhasil berlayar dengan sangat kuat dan andal.

Baca Juga: PT PAL Indonesia dan BSI Gelar Sharing Session: Jaga Kesehatan Mental Karyawan

"Karena ia dibangun dengan baik. Dan kami percaya bahwa sekali lagi, PT PAL akan mengembalikan kapal ini ke kondisi prima, siap untuk bertugas dalam membela kedaulatan kita dan melayani rakyat kita,” terangnya.

Selain proses perbaikan, momen ini juga menjadi peluang berharga bagi personel Angkatan Laut Filipina untuk menambah pengetahuan teknis dan memahami standar galangan internasional.

“Kami di sini dijadwalkan untuk dry docking dan perbaikan lainnya.

Baca Juga: KRI WSH-991 Buatan PT PAL Indonesia Dukung Misi Kemanusiaan TNI AL dalam MNEK 2025

"Lebih dari itu, kami melihat peluang lewat selain memulihkan kondisi material kapal, namun juga kesempatan yang berharga untuk pembelajaran.

"Personel kami akan memiliki kesempatan untuk mengamati dan terlibat dalam proses perbaikan, memperluas pengetahuan teknis mereka dan membiasakan diri dengan standar dan praktik galangan kapal internasional,” tutup Fredie.

Dengan proyek ini, PT PAL Indonesia menegaskan diri sebagai mitra strategis kawasan dalam industri pertahanan maritim, serta terus membuktikan kapasitasnya sebagai penyedia solusi menyeluruh atau one stop solutions maritime fleet untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: pal.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini