Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas terbitnya Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi yang menyederhanakan aturan distribusi pupuk.
“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah Republik Indonesia yang telah menyederhanakan aturan pupuk,” tambah Rahmad.
Berkat penyederhanaan tersebut, distribusi pupuk bersubsidi hingga pertengahan 2025 telah mencapai 3,9 juta ton—angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Pupuk Indonesia juga menegaskan dukungannya terhadap program swasembada gula dengan menjamin ketersediaan Pupuk ZA (Zwavelzuur Ammonium/Amonium Sulfat) yang diformulasikan khusus untuk tanaman tebu.
Produk ini mengandung Nitrogen 21%, Sulfur 24%, dan Zinc 1.000 ppm, yang bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan, memperbaiki mutu hasil panen, serta meningkatkan daya tahan tanaman.
Saat ini, Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi Pupuk ZA sebesar 750 ribu ton per tahun.
Rahmad menyebutkan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memasukkan Pupuk ZA ke dalam skema pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Pupuk Indonesia dan Kementan Kelola Lahan Rampasan Kejaksaan untuk Dukung Swasembada Pangan
“Ke depan, Pupuk ZA atau pupuk untuk tanaman tebu akan masuk di dalam pupuk yang disubsidi oleh pemerintah,” katanya.
Acara Panen Raya dan Rembuk Tani ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto. Sekitar 250 petani tebu turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dalam rangkaian acara, Wapres bersama para tamu dan petani melakukan panen tebu di lahan seluas 4 hektare dengan estimasi hasil mencapai 280 ton tebu.
Sesi dialog antara Gibran dan para petani pun digelar untuk mendengar langsung aspirasi dari lapangan terkait tantangan dan kebutuhan yang mereka hadapi.
Artikel Terkait
PT Pupuk Indonesia Niaga Buka Lowongan Magang BUMN Sebagai Staf SDM & Umum, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan dan Keterjangkauan Pupuk Bersubsidi Demi Wujudkan Swasembada Pangan
Lebih Tinggi dari Tahun Lalu, Pupuk Indonesia Menempati Peringkat 69 Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025
Pupuk Indonesia Pastikan Perubahan Tata Kelola Tak Ganggu Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Stok Nasional Capai 2 Juta Ton
Pupuk Indonesia Dukung Program Jaksa Garda Desa Lewat Pendampingan Pertanian di Empat Wilayah Banten