Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Mantap Jaga Kinerja Berkelanjutan hingga 2026

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Januari 2026 | 13:30 WIB
Pupuk Kaltim menutup 2025 dengan produksi 107,3 persen dari target dan optimistis menjaga kinerja berkelanjutan serta pasokan pupuk nasional pada 2026. (Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim menutup 2025 dengan produksi 107,3 persen dari target dan optimistis menjaga kinerja berkelanjutan serta pasokan pupuk nasional pada 2026. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) berhasil menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target.

Sepanjang tahun tersebut, perusahaan mencatatkan total produksi sebesar 6.679.415 ton atau setara 107,3 persen dari target yang ditetapkan.

Capaian ini menegaskan konsistensi Pupuk Kaltim dalam menjaga keandalan operasional demi memastikan ketersediaan pupuk nasional.

Baca Juga: Bukan Sekadar Menginap, Dagi Abhinaya Ajak Tamu Menyatu dengan Alam Borobudur

Kontribusi produksi tersebut berasal dari beberapa lini utama. Sepanjang 2025, Pupuk Kaltim memproduksi 3.578.366 ton pupuk urea dan 328.154 ton pupuk NPK.

Sementara itu, pada segmen petrokimia, produksi amonia tercatat mencapai 2.772.895 ton, yang turut mendukung rantai pasok industri pupuk secara nasional.

Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto, menyampaikan bahwa capaian positif ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga: Bantuan Jasa Marga Dukung Kelayakan Hunian Danantara Pascabencana di Aceh

Dukungan kebijakan pemerintah, arahan strategis dari PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai induk usaha, serta pengelolaan operasional yang konsisten menjadi faktor utama keberhasilan produksi sepanjang 2025.

“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah dan arahan strategis Pupuk Indonesia yang memberikan landasan kuat bagi Pupuk Kaltim dalam menjaga keberlanjutan operasional sepanjang 2025."

"Melalui kolaborasi seluruh insan perusahaan, kami dapat memastikan pasokan pupuk nasional tetap terjaga untuk mendukung produktivitas sektor pertanian,” kata Purwanto.

Baca Juga: Kontrak Baru WIKA Tembus Rp17,43 Triliun, Dukung Agenda Pembangunan Nasional

Kinerja tersebut juga diperkuat oleh stabilitas operasional 13 fasilitas produksi yang dimiliki Pupuk Kaltim.

Keandalan seluruh fasilitas ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kontinuitas produksi, sehingga perusahaan mampu memenuhi kebutuhan pupuk nasional secara optimal dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini