Semarang menjadi simpul wisata sejarah dan kuliner, sedangkan Kediri dan Blitar dikenal dengan wisata alam, religi, dan sejarah.
Pola perjalanan wisata domestik yang masih didominasi pergerakan antardaerah menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang relevan.
Dengan melayani hampir setengah juta penumpang sepanjang 2025, KA Brantas berkontribusi dalam memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat keterhubungan antarwilayah, serta mendorong perputaran ekonomi di kota-kota yang dilaluinya.
“KAI terus menjaga kualitas layanan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika wilayah melalui penguatan konektivitas dan peningkatan kenyamanan perjalanan,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
Dampak Cuaca Ekstrem, KAI Pastikan Keselamatan Selama Proses Pemulihan Operasional
KAI Services Layani Service Recovery bagi Penumpang Terdampak Banjir Semarang
Penerapan ESG Terus Didorong, KAI Bandara Pulang dengan Empat Penghargaan Indonesia Green Awards
KAI Services Perkuat Kesadaran Pelindungan Data Pribadi Lewat Sosialisasi untuk Pekerja
Terima PMN Rp1,8 Triliun, KAI Manfaatkan untuk Pengadaan KRL