Kabar BUMN - Selain nasi uduk, nasi ulam adalah salah satu kuliner Betawi yang jadi favorit warga Jakarta.
Menu ini sering jadi pilihan untuk sarapan atau makan malam.
Nasi Ulam diracik dengan campuran kacang tanah, serundeng kelapa, ditambah ebi dan bumbu rempah.
Serta biasa dinikmati dengan berbagai lauk pendamping seperti bihun goreng, dadar telur, dendeng, ayam goreng, dan banyak lagi.
Penjual nasi ulam sangat mudah ditemui di berbagai sudut kota Jakarta.
Bahkan ada beberapa penjual yang sudah jadi favorit dan legendaris. Ini beberapa rekomendasinya.
Baca Juga: 5 Menu Sarapan Alternatif Pengganti Nasi, Mudah dan Tidak Ribet
1. Nasi Ulam Misdjaya
Nasi Ulam Misdjaya yang berlokasi di Kemenangan III, Petak Sembilan, Glodok ini sudah ada sejak tahun 1964.
Nasi ulam ini tidak dijual di warung atau restauran, melainkan di sebuah gerobak. Walau demikian kenikmatannya sudah melegenda. Buka dari jam 16.00 sampai 22.00 WIB
Nasi ulam Misdjaya punya banyak pilihan lauk seperti tempe, tahu, perkedel, cumi goreng, dendeng sapi dan kentang.
Baca Juga: Amankah Sarapan Oatmeal Setiap Hari? Ini Dia 5 Efeknya yang Wajib Diketahui
Satu paket lengkap berkisar antara Rp30.000 - Rp45.000 tergantung dari menu yang dipilih.
Artikel Terkait
Makanan Khas Betawi, Makin Mudah Dicari Saat HUT Jakarta
5 Minuman Khas Betawi, Mulai Dari yang Segar Hingga yang Menghangatkan
5 Tempat Nasi Uduk Khas Betawi yang Legendaris di Jakarta, Awas Ketagihan
Jalan-Jalan Ke Setu Babakan di Jakarta, Desa Wisata Dengan Budaya Betawi
Termasuk Kerak Telor, Ini 4 Menu Kuliner Khas Betawi yang Wajib Dicicipi di Jakarta Fair 2023
Sejarah Pasar-Pasar di Jakarta yang Berumur Lebih dari 200 Tahun, Pasar Tanah Abang Dulu Bernama Pasar Sabtu